Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) Prof Budi Agus Riswandi bersama Kaprodi Hukum Program Sarjana FH UII Dodik Setiawan Nur Heriyanto melakukan pertemuan dengan Pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Munich di Jerman.
PPI Munich Jerman diwakili oleh Kadep Informasi dan Advokasi Pelajar Auriza Sumaedi bersama dua anggotanya, yaitu Hafvid Fachrizza dan Zulfa Nuraini Afifah. Dalam pertemuan tersebut, dibahas tiga agenda penting yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti. Pertama, FH UII meminta dukungan PPI Jerman untuk memberikan pendampingan bagi mahasiswa FH UII yang direncanakan berkegiatan di Jerman.
“Kami menilai Keberadaan PPI Munich Jerman sangat penting dalam menciptakan kenyamanan bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri,” ujar Prof Budi saat pertemuan tersebut seperti rilis yang diterima Hukumonline, Senin (1/9/2025).
Baca juga:
- Kunjungi Jerman, FH UII Perkuat Kerja Sama Internasional dengan BELS
- Kolaborasi DPP IKA UII dengan Klinik Hukumonline Perluas Akses Layanan Hukum Digital
- FH UII dan FUU UKM Malaysia Kolaborasi Lewat COIL Program 2025
- Tragedi Aksi Massa, UII dan FH UGM Tuntut Pertanggungjawaban Pemerintah dan Aparat
Kedua, mendorong semangat mahasiswa FH UII mengikuti kegiatan internasional, PPI Munich Jerman diajak berkunjung ke kampus ketika kembali berlibur ke Indonesia. FH UII juga akan memfasilitasi forum khusus agar mahasiswa dapat memperoleh motivasi sekaligus wawasan internasional langsung dari pengalaman para anggota PPI Munich Jerman. Dengan cara ini, diharapkan mahasiswa tidak lagi merasa khawatir untuk berpartisipasi dalam kegiatan akademik internasional.
Ketiga, FH UII dan PPI Munich Jerman juga bersepakat menuangkan kerja sama ini dalam sebuah dokumen tertulis. Dengan adanya perjanjian resmi tersebut, jejaring yang telah terbangun diharapkan semakin erat sekaligus membuka peluang pengembangan lebih luas ke depan.
Jerman sendiri dikenal memiliki layanan pendidikan berkualitas tinggi dengan lingkungan belajar yang kondusif. Kehadiran PPI di hampir semua kota memberikan dukungan signifikan sehingga mahasiswa Indonesia tidak perlu ragu untuk mencari pengalaman pendidikan di negara tersebut.
Prof Budi berharap kerjasama ini mampu memacu semangat mahasiswa. Khususnya di Fakultas Hukum UII, untuk berani mengambil pengalaman studi internasional. “Pengalaman internasional menjadi penting untuk membuka wawasan dan membentuk mental mahasiswa,” pungkasnya.
Pertemuan antara FH UII dan PPI Munich ini menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring internasional dan memberikan dukungan nyata bagi mahasiswa yang ingin menimba pengalaman akademik di Jerman.
Melalui kerja sama resmi yang akan disusun, FH UII berharap kolaborasi ini tidak hanya memberi manfaat bagi mahasiswa UII, tetapi juga memperkuat kontribusi PPI dalam mendampingi pelajar Indonesia di luar negeri.
















