Kini, setelah menyelesaikan studi S1-nya, Fariss ingin segera mencari pekerjaan. Dia ingin membahagiakan dan meringankan beban ayah dan keluarga besarnya yang selama ini berjasa hingga dia menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, sekaligus menabung untuk melanjutkan studinya ke jenjang S2.
Fariss sempat mendapatkan tawaran dari rekan sesama alumni FH Unnes untuk bergabung dengan kantor hukum, baik di Semarang maupun di Jakarta. Tapi, perubahan terjadi dalam pilihan karirnya. Minatnya terhadap dunia advokat dan litigasi sudah menipis. Fariss justru ingin menjadi PNS, atau berkarir di korporasi, bergabung menjadi staff legal.
Dia pun sudah mencoba mengajukan lamaran kepada korporasi-korporasi besar yang ada di Jakarta. Saat ini dia tengah menunggu undangan wawancara lanjutan di salah satu perusahaan perbankan besar di Jakarta.
“Saya pengen ikut CPNS, tapi belum kesempatan kemarin karena ijazah belum keluar. Jadi sekarang masih mencoba perusahan besar di Jakarta. Fokus utama di ibukota,” tutupnya.
















