Frida Chalid: In House Counsel Bantu Navigasi Menjaga Keberkelanjutan Perusahaan
Utama

Frida Chalid: In House Counsel Bantu Navigasi Menjaga Keberkelanjutan Perusahaan

Seorang in-house counsel dituntut lebih mendalami bisnis perusahaan secara baik agar dapat memberikan saran dan solusi tepat untuk mengelola risiko perusahaan dalam kerangka hukum yang berlaku. Serta memastikan perusahaan dapat terus menjalankan bisnisnya dengan aman.

Ady Thea DA
Bacaan 8 Menit

Di PT Darya-Varia Laboratoria Tbk, Frida kemudian juga diminta untuk mengelola departemen Regulatory Affairs. Masih konsisten dengan profesinya sebagai in-house counsel, Frida bergabung dengan PT Frisian Flag Indonesia sejak 2017 sebagai Legal & Regulatory Affairs Director hingga saat ini.

Tugasnya tak sedikit selain mengurusi soal hukum, juga regulatory affairs yang antara lain bertanggung jawab mengurus pendaftaran produk-produk dan perizinan terkait produksi pangan olahan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Serta pengurusan berbagai perizinan bisnis bagi perusahaan dan afiliasinya yakni PT Kievit Indonesia.

Dia juga bertanggungjawab sebagai topic leader untuk Kode Etik perusahaan, pemasaran produk Infant Formula, dan data pribadi untuk memastikan perusahaan tidak saja mematuhi hukum tetapi juga bersandar pada etika yang tinggi dalam menjalankan bisnis. Bekerja sebagai in-house counsel memberi kesempatan Frida untuk mengasah kemampuan manajerialnya hingga diberikan pelatihan leadership oleh perusahaan di London Business School.  

Hukumonline.com

Frida saat diwawancara Hukumonline di ruang kerjanya. Foto: RES

Menurut Frida, seorang in-house counsel dituntut lebih untuk mendalami bisnis perusahaan secara lebih baik agar dapat memberikan saran dan solusi yang tepat untuk mengelola risiko perusahaan dalam kerangka hukum yang berlaku. Serta memastikan perusahaan dapat terus menjalankan bisnisnya dengan aman.

Dalam mengelola 3 departemen yang menangani persoalan hukum, regulatory affairs, dan perizinan perusahaan, Frida memiliki tim masing-masing tak lebih dari 3 orang. Sekalipun  setiap departemen menjalankan fungsi yang berbeda, tapi benang merahnya adalah compliance.

Dengan menggabungkan 3 fungsi tersebut dalam 1 divisi membuat timnya bisa lebih mudah berkoordinasi dan sejalan dengan sistem perizinan Indonesia yang sebagian besar disentralisasi dengan Online Single Submission (OSS). Sebagai seorang leader, Frida dituntut untuk membangun timnya agar mandiri dan handal agar kualitas layanan yang diberikan kepada perusahaan lebih baik, efisien dan kepercayaan terhadap timnya meningkat.

Peran penting in-house counsel

Mengingat posisi in-house counsel berada di dalam perusahaan, nasihat hukum yang diberikan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usaha. Frida menyebut saran hukum dari in-house counsel perlu mempertimbangkan kepatuhan hukum dan berjalannya roda bisnis perusahaan. Sebagai contoh, ketika melakukan negosiasi dengan pihak lain perlu memitigasi apakah ada hal-hal yang berpotensi menghambat operasional perusahaan atau akan menimbulkan tanggung jawab hukum yang besar.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info