Semangat Gabriel dalam menekuni bidang hukum menegasikan dedikasi untuk berkontribusi di dunia hukum. Atas kecintaannya pada bidang hukum, Gabriel bergabung dengan Pusat Kajian Hukum Pidana dan Kriminologi FH UKSW. Untuk menambah kemampuan di bidang tulis menulis, Gabriel bergabung di organisasi tingkat fakultas, yaitu Satya Wacana Legal Debate and Research.
Gabriel pernah mengikuti lomba karya tulis ilmiah yang diadakan oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Baginya, mahasiswa hukum bukan hanya tentang pandai berbicara dengan baik, tetapi juga pentingnya memiliki kemampuan menulis yang baik.
Ia menegaskan, tujuan utama bukan untuk memenangkan perlombaan, melainkan untuk memperoleh pengalaman dan ilmu baru selama proses tersebut. Gabriel selalu mengingatkan kepada adik tingkatnya untuk tidak takut gagal atau kalah, karena yang terpenting adalah mencoba dan belajar dari setiap pengalaman.
“Dasarnya, manusia itu hidup untuk terus belajar. Belajar bisa dari mana saja, salah satunya mengikuti perlombaan,” ujarnya.
Great power comes great responsibility merupakan prinsip hidup favorit yang mendasari perjalanan pendidikannya di bidang hukum. Bagi Gabriel, hal terpenting dalam mempelajari hukum adalah menyadari bahwa kekuatan besar datang dengan tanggung jawab yang besar. Terutama dalam ilmu hukum pidana.
Gabriel menekankan bahwa setiap kali menghadapi pertanyaan yang berhubungan dengan pendidikan hukum, ia harus bisa memberikan jawaban yang tepat dan bijaksana. Ia mengingatkan, mengedukasi orang tentang hukum bukanlah hal yang mudah. Tapi menjai sebuah beban moral yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.
Melawan rasa malas
Sebagai lulusan terbaik, Gabriel berbagi pengalaman suka duka selama masa kuliahnya. Bagi Gabriel, tantangan terbesar yang dihadapi adalah melawan rasa malas. Saban kali rasa malam melanda, Gabriel selalu mengingat tidak ingin mengecewakan orang tua dan dirinya sendiri.
















