Ia berkemampuan dalam menangani berbagai isu seputar perminyakan dan gas. Seperti terkait transaksi cross border, M&A, penyelesaian sengketa, arbitrase, dan lain-lain. Dengan bergabungnya Dhanny, kini GHP Law Firm genap memiliki total 4 Of Counsel berbasis di Jakarta.
“GHP masih terus berupaya untuk semakin menguatkan sectoral knowledge. Kita akan terus (mengembangkan itu) apakah dengan lateral hire, training internal. Itu salah satu fokus kita. Supaya kita bukan hanya menjadi lawyer yang memahami hukum saja tanpa mengerti keadaan bisnisnya,” kata Bintang.
Pengangkatan 2 Partner Baru GHP Law Firm
Lebih lanjut, GHP Law Firm juga telah mengumumkan pengangkatan 2 Partner. Mereka adalah Benedikto Almando dan Gista Latersia. Sebelum diangkat, keduanya merupakan Senior Associate GHP Law Firm yang selama ini telah menunjukkan komitmen dan kerja keras bagi firma.
Benedikto merupakan seorang alumnus dari Universitas Katolik Atma Jaya dan Universitas Pelita Harapan. Dirinya memiliki keahlian di bidang Kepatuhan dan Investigasi, Penyelesaian Sengketa & Litigasi. Sedangkan Gista Latersia adalah alumnus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia mempunyai keahlian dalam bidang Corporate and M&A, Mega Proyek dan Badan Usaha Milik Negara.
Sebagai informasi, tak hanya GHP Law Firm, sebelumnya terdapat sejumlah firma hukum lain yang melakukan pengangkatan Partner maupun menyambut Partner baru. Diantaranya Armand Yapsunto Muharamsyah and Partners (AYMP) Atelier of Law yang mengumumkan 2 Partner barunya dan Santoso, Martinus & Muliawan Advocates (SMMA) menyambut seorang Partner baru pada Maret 2023 lalu.
















