Hadirkan Hukumonline Corner, FH Unjani Perkuat Literasi dan Riset Hukum Digital
Terbaru

Hadirkan Hukumonline Corner, FH Unjani Perkuat Literasi dan Riset Hukum Digital

Kehadiran Hukumonline Corner diharapkan dapat meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran di FH Unjani. Mahasiswa didorong untuk memanfaatkan fasilitas tersebut guna mengembangkan kemampuan akademik, berpikir kritis, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan profesi hukum di era digital.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 4 Menit

Dosen FH Unjani sekaligus Managing Partner Sutedja & Partners Law Firm, Andrew Sutedja, menilai kerja sama tersebut penting untuk mengembangkan riset hukum berbasis AI. Namun, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak menganggap seluruh jawaban yang dihasilkan teknologi sebagai kebenaran mutlak.

AI, kata dia, dapat membantu mempercepat proses pencarian informasi dan penyusunan analisis hukum. Meski demikian, hasilnya tetap harus diperiksa, terutama ketika digunakan untuk kepentingan akademik maupun pekerjaan profesional.

“Pola pikir harus dibangun dari sekarang bahwa AI hanya berfungsi untuk membantu. Jangan membiasakan diri menganggap apa yang dihasilkan oleh AI 100 persen mutlak sebagai jawaban yang diharapkan dosen. Jangan seperti itu,” kata Andrew.

Ia mencontohkan penggunaan AI dalam penyusunan tugas mahasiswa. Menurutnya, dosen dapat menilai apakah mahasiswa benar-benar memahami materi atau sekadar menyalin hasil AI melalui kesesuaian antara rumusan masalah, judul, dan analisis yang disampaikan.

Hukumonline.com

Dosen FH Unjani sekaligus Managing Partner Sutedja & Partners Law Firm, Andrew Sutedja, dalam sambutannya di acara peresmian Hukumonline Corner yang digelar di FH Unjani, Cimahi, Selasa (20/10). Foto: HFW

Andrew juga membedakan penggunaan AI untuk kebutuhan umum dengan platform yang dirancang khusus untuk riset hukum. Ia menyebut ChatGPT dan Claude sebagai perangkat yang dapat membantu berbagai kebutuhan umum, sedangkan AIlex memiliki fokus pada data peraturan, riset hukum, dan penyusunan memorandum hukum (legal memo).

Melalui AIlex, mahasiswa juga dapat mengembangkan pertanyaan lanjutan (follow-up questions) untuk memperdalam analisis hingga menyusun pendapat hukum (legal opinion). Proses tersebut tetap membutuhkan kemampuan pengguna untuk menilai ketepatan dan relevansi jawaban yang dihasilkan.

Andrew berharap kehadiran Hukumonline Corner dapat meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran di FH Unjani. Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas tersebut guna mengembangkan kemampuan akademik, berpikir kritis, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan profesi hukum di era digital.

“Saya senang dapat membantu mengajar di sini dan diberi kesempatan untuk mengembangkan Fakultas Hukum ini. Mari sama-sama kita bangun fakultas ini ke depan agar menghasilkan lulusan Fakultas Hukum yang berkualitas dan mampu menjadi pemimpin,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info