Dia mengatakan, momentum rekonsiliasi tersebut diharapkan semakin memperkuat AAI sebagai organisasi advokat yang profesional dan menjunjung etika profesi. Dia berharap seluruh anggota AAI mendukung rekonsiliasi agar penyatuan organisasi AAI dapat berjalan lancar.
Kemudian, Palmer Situmorang juga mengapresiasi kepada Arman Hanis dan Ranto Parulian Simanjuntak selaku Ketua Umum lainnya yang berbesar hati menginginkan rekonsiliasi AAI. Palmer, Arman Hanis dan Ranto Parulian Simanjuntak menurutnya merupakan simpul bagi dalam rekonsiliasi AAI.
“Dan kami bertiga telah meninggalkan kepentingan-kepentingan (kelompok, red). Tidak boleh lagi terjadi seperti kepemimpinan lalu,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Arman Hanis menyampaikan terima kasih atas dukungan semua anggota dari tiga organisasi AAI atas rekonsiliasi tersebut. Menurutnya tiga pimpinan AAI tersebut memiliki niat yang tulus dan ikhlas demi rekonsiliasi organisasi profesi yang banyak menaungi para advokat.
Dia pun berharap rekonsiliasi AAI tersebut semakin memperkuat keorganisasian serta menjaga kehormatan profesi advokat. Setidaknya dengan menyatunya tiga organisasi menjadikan AAI menjadi lebih besar dan disegani oleh advokat lainnya.
“Semoga Munaslub Bersama awal 2025 dapat dijalankan dengan lancar serta mampu memilih Ketua Umum AAI yang terbaik,” katanya.
Sementara Ranto Parulian Simanjuntak mengatakan terdapat kerinduan para anggota AAI menjadi satu meski telah terpecah menjadi tiga. Menurutnya dengan adanya MoU rekonsiliasi tersebut menjadi momen bersejarah dalam dunia organisasi advokat Indonesia di tanah air. Menurutnya kendati sempat terjadi perpecahan, namun banyak advokat di AAI menginginkan persatuan.
“Memang enggak gampang, walau ini tahap permulaan tapi tidak mudah. Kebersamaan, kekeluargaan harus didahulukan. Penyatuan AAI berhasil tanpa ada iming-iming uang dalam organisasi,” pungkas Ranto.
















