Isdarma Sahyan Wisudawan Terbaik FH Unhas, Anak Desa yang Pilih Profesi Advokat Karena...
Utama

Isdarma Sahyan Wisudawan Terbaik FH Unhas, Anak Desa yang Pilih Profesi Advokat Karena...

Melihat banyak praktik penegakan hukum yang buruk membuatnya termotivasi untuk mendalami hukum dan bertekad membenahi persoalan hukum.

Ady Thea DA
Bacaan 3 Menit

Isdarma mengutip Prof H.A Zainal Abidin Farid, dalam buku “Hukum Pidana” yang menyebut pidana hadir sebagai sarana untuk menyatukan masyarakat yang terpecah belah, sebagai penyuci negara dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Serta tempat berlindung bagi para pencari keadilan. Hal itu yang menggugah Isdarma untuk menyelami hukum pidana.

Tetap konsisten pada pendiriannya untuk berkontribusi membenahi praktik hukum, Isdarma berkeinginan untuk berprofesi sebagai advokat. Dengan menjalankan tugas sebagai advokat dia berharap bisa membantu masyarakat untuk mencapai tujuan akhir hukum yakni keadilan. 

Walau pun tidak mudah menjadi advokat apalagi sebagian pandangan menilai sebelah mata profesi advokat, tapi perlu ada sosok yang tegak berdiri dan berjalan lurus untuk membangun hukum yang lebih baik. Seperti almarhum hakim agung Artidjo Alkostar.

Cara mencapai IPK tinggi

Isdarma berbagi cara untuk mencapai IPK tertinggi yakni membaca dan berdiskusi. Perbanyak bacaan dari berbagai literatur sebab itu syarat untuk mendalami ilmu hukum. Mengutip Oliver Wendell Holmes, “peradaban akan terhenti jika pembaca terakhir berhenti membaca”.

Kendati mampu meraih IPK hampir sempurna, Isdarma menghadapi berbagai tantangan dalam menempuh program studi sarjana hukum. Paling penting mencari cara untuk menghadapi tantangan itu dan jangan pernah patah semangat untuk menggapai cita-cita. Apalagi teringat perjuangan orang tua yang banting tulang membiayai pendidikan sarjana.

Sebagai anak desa yang berasal dari daerah Buton, Sulawesi Tenggara, Isdarma sangat bangga mampu kuliah di FH Unhas sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia. Kesempatan emas itu memicunya untuk tetap semangat menjalani masa studi. 

Untuk membantu mengerjakan tugas-tugas kuliah, Isdarma sangat terbantu layanan yang tersedia di Hukumonline. Berita yang ditayangkan Hukumonline selama ini sangat membantunya memahami perkembangan hukum di Indonesia.

“Hukumonline selama ini menjadi penerang atas ketidaktahuan saya selama menempuh studi hukum. Informasi hukum yang diberitakan Hukumonline membantu saya memahami beragam isu hukum,” tutupnya.


Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info