Kantor Hukum Marieta Mauren Berbagi Tips Untuk Ibu Pekerja
Terbaru

Kantor Hukum Marieta Mauren Berbagi Tips Untuk Ibu Pekerja

Apapun kegiatan dan pekerjaan yang dilakukan paling penting mendapat dukungan dari pasangan.

Oleh:
Ady Thea DA
Bacaan 3 Menit
Ilustrasi
Ilustrasi

Tidak mudah bagi perempuan yang meniti karir di dunia kerja sekaligus berstatus sebagai ibu  yang memiliki momongan, karena harus membagi waktu dan tugas setiap hari. Berbagai peran sebagai profesional di lingkungan kerja dan ibu dalam keluarga membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Tentu saja menjalani kegiatan rutin itu bukanlah perkara mudah, tapi untungnya Kantor Kukum Marieta Mauren berbagi tips dan trik bagi kaum ibu pekerja.

Assistant Lawyer Kantor Hukum Marieta Mauren, Sandrina Amanda Natassia mengatakan, secara umum yang berlaku di masyarakat regional Asia termasuk Indonesia peran kaum perempuan cenderung mengurus keluarga. Ketika awal menikah, Sandrina sempat merasakan beratnya menjadi ibu rumah tangga yang mengurus keluarga.

Tapi ketika menikah, ada komitmen bersama yang dibangun dengan pasangan tentang tujuan berumah tangga, komitmen memiliki keturunan dan menyadari seegala risiko dan kewajiban yang akan ditanggung. Baginya bekerja sebagai profesional adalah bagian dari kebutuhan untuk pengembangan diri. Tapi apapun jenis pekerjaannya, kaum ibu pekerja menghadapi tantangan yang tidak mudah.

“Ibu pekerja itu tidak harus bekerja kantoran, tapi bisa saja memiliki usaha atau bisnis pribadi bahkan ada yang berbisnis dirumah. Masing-masing punya cara sendiri,” ujarnya dalam Instagram Live Afternoon Talk bertema ‘Tips And Tricks for Working Mom’, Jumat (15/9/2023).

Baca juga:

Pada awal memiliki anak, Sandrina sempat fokus untuk mengasuh anak. Tapi ketika kembali ke dunia kerja itu tidak mudah, karena perlu adaptasi dan penyesuaian. Kendati telah menikah dan dikaruniai anak tak menyurutkan semangatnya untuk melanjutkan kuliah ke jenjang pasca sarjana. Apapun kegiatan yang dilakukan, Sandrina menegaskan yang paling penting mendapat dukungan dari pasangan.

“Karena dalam mengelola rumah tangga yang baik itu butuh kerjasama suami-istri sangat penting,” ujarnya.

Tags:

Berita Terkait