
Peserta Wardah Beauty Class dari kalangan legal professional saat berfoto bersama.
Bahkan, dirinya mengaku telah merekam proses make up yang dilakukan oleh beauty promotor Wardah selama kelas kecantikan berlangsung. Rekaman itu direncanakan untuk dibagikan kepada tim legal di perusahaannya maupun perempuan lainnya di Shimizu Corporation. Bagi yang tidak berkesempatan hadir dapat mengetahui kiat-kiat dalam menjaga penampilan make up.
Isti mengutarakan apresiasinya kepada Hukumonline yang telah menghadirkan kesempatan sore itu. Pasalnya, sebagai In-House Counsel yang sudah disibukkan dengan permasalahan hukum, acara semacam beauty class atau bersifat non-hukum yang out of the box seperti ini menurutnya menjadi udara segar.
“Menurut saya menarik banget. Karena kita kadang perlu dandan untuk belajar cara make up yang benar. Kadang kita bisa pergi ke satu tempat dari kantor, kita cuma daily simple saja. Tapi kita perlu pengetahuan ini. Kalau bisa diadakan lagi sih (acara seperti ini), karena seru banget,” tutur Maurena Ichsan dari Hanafiah Ponggawa & Partners Law Firm (Dentons HPRP) kepada Hukumonline.
Menurut perspektifnya untuk memakai produk Indonesia seperti Wardah yang juga dirasa ringan dan cocok sebagai pemakaian sehari-hari. “Acaranya sih seru. Saya kan jarang make up, jadi bisa tahu cara make up yang baik dan benar itu seperti apa. Apalagi tadi pakai Wardah, ringan di kulit,” kata Lany Lasmeni yang juga berasal dari Dentons HPRP.
Dalam kesempatan yang sama, In-House Counsel Mazars Indonesia Katrina Dewi Sinthiyanindita menyampaikan kesan-pesan dari kelas kecantikan dalam Hukumonline Subscribers Meet Up ini. Mulai dari pembawa acara hingga program secara keseluruhan dirasa amat membantu dalam memperoleh ilmu baru terkait make up. Dengan pembawaan yang mudah dipahami, menurutnya beauty class sore itu menjadi pengalaman menyenangkan sebagai seorang In-House Counsel.
“(Acara ini) membantu dalam hal refreshing bagi kita yang sehari-hari di kantor menghadapi berkas-berkas dan lain sebagainya. Hukumonline itu (menghadirkan) acara yang menurut saya inspiratif ya. Karena ini hal baru bagi perusahaan. Ini juga bisa menambah relasi kita, terutama bagi perempuan sendiri. Kita bisa kenal legal dari perusahaan A, perusahaan B, dan seterusnya dengan acara yang fun seperti ini,” ucap Katrina.
Dia berharap Hukumonline dapat menghadirkan acara serupa dengan inovasi lain atau melanjutkan kembali dalam batch-batch selanjutnya. “Semoga tetap concern terhadap para pekerja perempuan. Karena dengan acara seperti ini sangat menunjang untuk kami sebagai perempuan. Karena penampilan itu kan nomor satu ketika kita berhubungan dengan klien dan sebagainya. Itu sangat membantu. Saya sangat berterima kasih kepada Hukumonline dan Wardah,” katanya.
















