Mengenai durasi proses seleksi hakim dari awal pendaftaran sebagai CPNS hingga akhir, Amel menjelaskan bahwa proses ini berlangsung antara 4 hingga 6 bulan. Setelah menjalani SKD, peserta akan dipanggil untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang berfokus pada hukum serta filsafat hukum.
“Berdasarkan pengalaman saya, pertama-tama kita harus menjalani tes sebagai CPNS, karena hakim masih dianggap PNS dalam struktur kariernya. Oleh karena itu, kita mengikuti sistem CPNS yang tesnya berlangsung di Badan Kepegawaian Negara (BKN),” jelasnya.
Setelah SKB, kata dia, juga harus menjalani psikotest dan wawancara oleh akademisi serta hakim tinggi. Proses ini biasanya berlangsung antara 4 hingga 6 bulan, di mana setelah SKD, kemudian dipanggil untuk SKB dan kemudian wawancara. Pada saat itu, ada tambahan program-program lain yang mungkin berbeda dengan saat ini.
Dia menekankan pentingnya mengikuti informasi terbaru mengenai seleksi melalui media sosial, seperti Instagram-Instagram Rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang menyediakan informasi terkait tahapan dan jenis tes.
Setelah menyelesaikan proses seleksi CPNS, Amel mengatakan dirinya mengikuti pendidikan CPNS selama sekitar enam bulan sebelum memulai pendidikan untuk menjadi calon hakim. Ia menjelaskan bahwa pada angkatannya, para peserta sudah diproyeksikan untuk menjadi calon hakim. Bila tidak lulus maka status PNS mereka akan dicabut.
Selain itu, Amel menjawab pertanyaan mengenai peluang lulusan hukum Hukum Tata Negara (HTN) yang ingin menjadi hakim. Ia mengatakan meskipun peminatan saat kuliah berbeda, peluang untuk berkarier sebagai hakim tetap ada.
Pun halnya dengan lulusan Hukum Administrasi Negara, juga memiliki peluang yang sama untuk menjadi hakim. Bila seseorang memiliki passion di bidang Hukum Tata Negara, kata Amel, mereka bisa memilih untuk berkarier di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
“Namun untuk menjadi hakim umum, saya rasa latar belakang pendidikan hukum secara umum sudah memadai. Contohnya, ada teman saya yang memfokuskan diri pada Hukum Administrasi Negara, dan dia juga memiliki peluang untuk menjadi hakim,” tandasnya.
















