Utama

Melihat Peluang Lulusan Sarjana Hukum di Media Online dan Sistem Administrasi Hukum

Di era milenial dan digital pekerjaan untuk sarjana hukum tak hanya hakim, jaksa ataupun advokat yang selama ini menjadi profesi pilihan. Tenyata ada bidang-bidang pekerjaan lain yang tak kalah menarik untuk dijajal dan dapat dijadikan pilihan.

Oleh:
Fitri Novia Heriani
Bacaan 3 Menit
Chief Executive Officer (CEO) Hukumonline, Arkka Dhiratara.
Chief Executive Officer (CEO) Hukumonline, Arkka Dhiratara.

Memasuki dunia kerja memang menjadi tantangan tersendiri bagi para sarjana muda. Banyak para lulusan universitas yang merasa takut, gamang, atau bingung saat ingin memilih pekerjaan yang tepat, salah satunya para lulusan sarjana hukum.

Namun pada dasarnya sarjana hukum memiliki banyak pilihan untuk memilih bidang pekerjaan. Apalagi di era milenial dan digital, pekerjaan untuk sarjana hukum tak hanya hakim, jaksa ataupun advokat yang selama ini menjadi profesi pilihan. Ternyata ada bidang-bidang pekerjaan lain yang tak kalah menarik untuk dicoba dan dapat dijadikan pilihan.

Untuk sarjana hukum yang menyukai dunia digital, tulis menulis, memberikan edukasi hukum, analisa hukum, mungkin bisa mencoba untuk berkarir di media online. Media online adalah sebuah sarana untuk berkomunikasi secara online melalui website dan aplikasi yang hanya bisa diakses dengan internet. Berisikan teks, suara, foto dan video. Informasi apapun yang disebarkan lewat media online akan tersebar dengan cepat.

Salah satu media online yang memberikan informasi hukum adalah Hukumonline. Chief Executive Officer (CEO) Hukumonline, Arkka Dhiratara, mengatakan Hukumonline merupakan salah satu media berbasis digital yang menyajikan berbagai rubrik seputar hukum. (Baca: Dies Natalis ke-57, Dekan: Lulusan FH UNEJ Harus Bisa Beradaptasi)

Bahkan mayoritas atau sekitar 70 persen karyawan yang bekerja di Hukumonline merupakan lulusan sarjana hukum dari berbagai universitas. Beberapa produk yang disajikan Hukumonline seperti legal klinik, news, legal data, analisis peraturan, event and training, dan infografis yang rata-rata dihasilkan oleh para sarjana hukum. Selain itu Hukumonline juga memiliki anak perusahaan yang juga bergerak di bidang hukum yakni Easybiz dan Justika.com.

“Produk Hukumonline itu ada banyak, ada berita, klinik dan lain sebagainya dan kurang lebih pilar bisnis ada tiga yakni sebagai media, knowledge company, solution technology. Salah satu corong paling besar yakni edukasi dan pencerahan. Hukumonline juga ada infografis, bikin konten yang mudah dipahami dalam bentuk infografis, ada video juga atau podcast. Dan banyak tim kreatif yang punya background hukum. Karena apa, selain mereka mengerti hukum dan mereka juga punya kemampuan cukup baik di infografis. Event and training sebagian besar sarjana hukum, jurnalis dan editor kebanyakan sarjana hukum,” kata Arkka dalam Talk Show UNEJ Talk Show UNEJ Law Job and Edu Fair bertema “Peluang Lulusan Sarjana Hukum Bekerja di Media Online dan Sistem Informasi Hukum,” Sabtu (6/11).

Selain di media online, sarjana hukum juga bisa memilih karier di bidang sistem informasi hukum. Biasanya sistem informasi hukum ini dimiliki hampir setiap bidang pekerjaan, baik itu dalam pemerintahan maupun swasta. Salah satunya yang mungkin bisa dicoba oleh lulusan sarjana hukum adalah bekerja di Ditjen Imigrasi. Direktorat yang berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini memiliki banyak sektor yang bisa diisi oleh lulusan sarjana hukum.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait