Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tiga bank BUMN, yakni Bank Mandiri, BRI, dan BNI, tetap diawasi meskipun kini berada di bawah pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). BPI Danantara yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2) ini mengonsolidasikan sejumlah BUMN strategis, termasuk di sektor keuangan, guna meningkatkan efisiensi dan daya saing ekonomi nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyambut baik inisiatif pembentukan BPI Danantara. Namun, ia menegaskan bahwa ketiga bank tetap harus mematuhi regulasi perbankan yang berlaku, terutama UU No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang telah diubah terakhir dengan UU No.4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
“OJK memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengawasi industri perbankan guna memastikan pengelolaan Bank BUMN tetap prudent, govern, serta mengedepankan manajemen risiko yang memadai demi menjaga stabilitas sistem keuangan nasional,” ujar Dian dalam keterangan resminya.
Baca Juga:
- Pengawasan dan Tata Kelola Danantara Harus Lepas dari Intervensi Politik
- Resmi Dibentuk! Danantara Siap Gelontorkan Investasi ke 20 Proyek Strategis
- Mengenal Danantara dan Dasar Hukumnya
Sebagai perusahaan terbuka, Bank Mandiri, BRI, dan BNI juga harus menjaga kinerja mereka agar tetap menarik bagi investor. Dian menegaskan meski bergabung dengan Danantara operasional tiga bank tersebut tidak akan terganggu, dan simpanan masyarakat tetap aman.
"OJK telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, serta industri perbankan, untuk memastikan bahwa pengelolaan Bank BUMN di bawah BPI Danantara berjalan sesuai regulasi dan prinsip kehati-hatian," lanjutnya.
Dian juga menyoroti bahwa Indonesia sebagai anggota G20 dan Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) harus menerapkan standar prudential banking yang sesuai dengan praktik terbaik internasional. Hal ini menjadi pedoman bagi perbankan nasional untuk meningkatkan transparansi dan integritas.
















