Penguatan Keahlian, Dua Law Firm Ini Tunjuk Partner dan Junior Partner Baru
Terbaru

Penguatan Keahlian, Dua Law Firm Ini Tunjuk Partner dan Junior Partner Baru

IABF Law Firm yang mempercayakan Tubagus Bambang Chaeruman sebagai Junior Partner. Sementara Sutedja & Partners menunjuk Yohanes sebagai Partner Tax Litigation.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 2 Menit
Partner Tax Litigation Sutedja & Partners (kiri) dan Junior Partner IABF Law Firm Tubagus Bambang Chaeruman (kanan). Foto: Istimewa
Partner Tax Litigation Sutedja & Partners (kiri) dan Junior Partner IABF Law Firm Tubagus Bambang Chaeruman (kanan). Foto: Istimewa

Hukumonline.com

Regenerasi kepemimpinan dan penguatan keahlian spesialis menjadi bagian dari strategi sejumlah firma hukum dalam merespons perkembangan kebutuhan dunia bisnis. Langkah tersebut terlihat dari IABF Law Firm yang mempercayakan Tubagus Bambang Chaeruman sebagai Junior Partner. Sementara Sutedja & Partners menunjuk Yohanes sebagai Partner Tax Litigation.

Melalui media sosialnya, IABF Law Firm mengumumkan pengangkatan Tubagus Bambang Chaeruman sebagai Junior Partner yang berlaku mulai Agustus 2026. Penunjukan tersebut disebut mencerminkan dedikasi, profesionalisme, serta kontribusi Bambang kepada firma dan klien.

“Penunjukan ini mencerminkan dedikasi yang tak tergoyahkan, profesionalisme, dan kontribusi berharganya bagi firma, serta kepercayaan yang telah ia peroleh melalui pemberian layanan hukum berkualitas tinggi secara konsisten kepada klien kami,” tulis IABF dikutip, Rabu (19/8).

Baca Juga:

Adapun Tubagus memiliki pengalaman menangani berbagai perkara dan transaksi hukum, antara lain general corporate, pembebasan lahan, serta penyelesaian sengketa baik secara praperadilan maupun litigasi. Ia juga berpengalaman menangani transaksi yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pengalaman tersebut mencakup pembentukan holding perusahaan hotel BUMN, divestasi anak perusahaan BUMN dalam rangka restrukturisasi utang, kerja sama BUMN dengan mitra strategis, hingga pendampingan dalam proses pemilihan mitra. Tubagus juga terlibat dalam penyusunan kajian atau white book dari perspektif hukum terkait aksi korporasi dan implementasinya.

Lulusan Universitas Pelita Harapan dengan konsentrasi Business Law itu sebelum bergabung dengan IABF, ia berkarier di salah satu firma hukum ternama dengan fokus pada merger dan akuisisi, pasar modal, pembebasan lahan, serta penyelesaian sengketa. Ia juga merupakan advokat yang berlisensi PERADI dan aktif menjadi pembicara dalam berbagai webinar mengenai merger dan akuisisi, spin-off, serta joint venture.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info