Untuk pertama kalinya PwC Indonesia berpartisipasi dalam ajang Indonesia In-House Counsel Summit & Awards (IHCSA) 2025. Dalam keikutsertaan perdananya ini, PwC membagikan pengetahuan kepada para peserta melalui Breakout Session bertajuk “Beyond Legal: Integrated Solutions in Investments, ESG, Data Protection, and Forensic Services” yang menekankan pendekatan multidisiplin dalam pelayanan hukum dan bisnis.
Legal Partner and Leader PwC Indonesia, Indra Allen mengatakan keikutsertaan perdana di IHCSA 2025 bukan sekadar partisipasi semata dalam ajang tersebut. Tapi juga upaya dalam memperkenalkan PwC yang memiliki beragam layanan yang diberikan. Meliputi assurance dan audit, pajak, financial advisory, consulting, dan legal merupakan yang terbaru dalam lingkup layanan PwC dengan nama PwC Legal Indonesia.
“Kami ingin memperkenalkan PwC Legal Indonesia lebih luas, sekaligus menegaskan keunggulan kami dalam memberikan layanan beyond legal,” kata Indra saat ditemui dalam IHCSA 2025 di Bali, Kamis (2/10/2025).
Baca juga:
- Kejutan di IHCSA 2025! Jepang Resmi Gabung APCCA, Perkuat Jejaring Hukum Asia Pasifik
- Resmi Digelar, Ratusan In-House Counsel dari Dalam dan Luar Negeri Hadiri Ajang Bergengsi IHCSA 2025
Indra menjelaskan, sejak tahun 2019, PwC Legal Indonesia resmi terintegrasi penuh dengan PwC yang berpusat di Inggris, setelah sebelumnya berafiliasi pada tahun 2017. Dengan begitu melalui integrasi ini memungkinkan PwC menawarkan layanan hukum yang berbeda.
“Kami bisa memberikan one stop shopping. Misalnya, untuk urusan pajak ada tim pajak PwC, untuk keuangan ada financial advisory, dan untuk hukum ada PwC Legal. Semuanya dalam satu ekosistem,” jelasnya.
Selain itu, PwC juga memiliki layanan forensik. Indra menuturkan, PwC tidak hanya melakukan pendampingan hukum, tetapi juga memiliki tim IT yang dapat menganalisis data digital, memeriksa dokumen keuangan digital, hingga mengungkap potensi fraud.
















