Petra Sabrina: Perempuan dalam Dunia Hukum, Dari Strategi Mewujudkan Dampak Berkelanjutan
HUKUMONLINE NEXGEN LAWYERS 2026

Petra Sabrina: Perempuan dalam Dunia Hukum, Dari Strategi Mewujudkan Dampak Berkelanjutan

Petra berspesialisasi di bidang properti, pengembangan kawasan, pembiayaan, dan infrastruktur, serta terlibat sebagai penasihat hukum lokal dalam berbagai transaksi lintas yurisdiksi, termasuk dengan International Finance Corporation. Ia memiliki kombinasi ketertarikan, rasa ingin tahu, dan pola pikir sistematis yang berkembang secara natural dalam praktik hukum.

Tim Hukumonline
Bacaan 4 Menit

Pengalaman lintas tahap dari perencanaan, strukturisasi hingga pembiayaan memberinya perspektif komprehensif. Ia menilai pengacara bukan sekadar advisor, tetapi bagian dari pengambilan keputusan yang menuntut pemahaman multidisiplin. Karena itu, kemampuan menjembatani aspek hukum dan komersial menjadi kunci untuk menghasilkan solusi yang patuh regulasi dan aplikatif.

Tema ‘Women in Law: Strategic Minds, Sustainable Impacts’ relevan untuk menggambarkan kontribusi perempuan seperti Petra dalam membentuk praktik hukum yang progresif. Melalui pendekatan strategis dan berorientasi keberlanjutan, perempuan dalam profesi hukum tidak hanya beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga berperan sebagai enabler pembangunan melalui hukum.

Dalam hal ini, pemikiran strategis tidak hanya tercermin dari kemampuan analitis, tetapi juga dari keberanian memandang hukum sebagai alat untuk mewujudkan proyek yang berdampak dan berkelanjutan, serta membuka akses dan peluang yang lebih luas, termasuk bagi perempuan dalam ekosistem ekonomi.

Petra Menurut Kolega

Partner Persekutuan Perdata Jardin Legal, Riki T. Rakhmani, menilai sejak awal berkarier Petra menunjukkan rasa ingin tahu tinggi dan konsistensi belajar. Ia menyoroti perkembangan cara berpikir Petra, dari sekadar menyelesaikan tugas menjadi mampu melihat proyek secara utuh dan memahami konteksnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, khususnya saat kami bekerja dalam proyek pengembangan kawasan dan properti, Petra semakin matang dalam pendekatannya,” ujarnya.

Menurutnya, Petra tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga mampu membaca dinamika proyek, termasuk keterkaitan kepentingan para pihak dan struktur pembiayaan. Ia tidak berhenti pada identifikasi isu, melainkan berupaya menghadirkan solusi yang dapat dijalankan. Hal ini tercermin dari pendekatannya yang berfokus pada kelancaran proyek tanpa mengesampingkan aspek hukum. Perkembangan tersebut, tambahnya, merupakan hasil konsistensi belajar dan keterlibatan aktif dalam berbagai penugasan.

“Dengan fondasi itu, saya melihat Petra sebagai praktisi muda dengan potensi untuk terus berkembang, baik secara teknis maupun dalam perannya memastikan keberhasilan proyek,” katanya.

Senior Associate Diyana Theresia menambahkan Petra memiliki pendekatan berbeda dalam melihat persoalan. Responsnya menunjukkan pemahaman hukum yang kuat, disertai rasa ingin tahu dan upaya mendalami isu secara konsisten. Ia menilai Petra memiliki kombinasi ketertarikan, rasa ingin tahu, dan pola pikir sistematis yang berkembang secara natural dalam praktik hukum.

“Dengan karakter tersebut, saya melihat Petra memiliki kecocokan kuat untuk terus berkembang di bidang hukum,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info