Puncak Pekan Hukum Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ke-12 berhasil digelar. Tema yang diangkat menyoal “Konsistensi Lembaga Yudikatif dalam Menjaga Marwah Keadilan Sesuai dengan Prinsip Kehakiman”.
“Kegiatan ini menegaskan pentingnya konsistensi lembaga yudikatif dalam menjaga marwah keadilan, yang tidak hanya menjadi pondasi tegaknya hukum, tetapi juga esensial dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan yang adil,” ujar Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan PSKH FSH UIN Sunan Kalijaga, Dina Marini melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/12/2024) kemarin.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung (MA), Yasardin sebagai keynote speaker. Yasardin membahas materi mengenai komitmen MA dalam menjaga marwah peradilan di Indonesia.
Dia menilai, saat ini terdapat beberapa upaya konkret yang dilakukan MA dalam menjaga Marwah dan integritas peradilan di Indonesia. Antara lain melalui penguatan integritas hakim dan aparatur peradilan, transparansi dan akuntabilitas, modernisasi peradilan, serta peningkatan kualitas putusan.
Baca juga:
- Melihat 'Wajah' Pengadilan Lebih Dekat Melalui Dandapala Digital
- Mahkamah Agung Terbitkan 4 Regulasi Sepanjang 2024
Penguatan integritas hakim menurut Yasardin dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, penerapan kode etik, penguatan sistem pengawasan internal dan eksternal. Sementara untuk transparansi dan akuntabilitas, MA senantiasa mengembangkan sistem informasi peradilan yang transparan dan mudah diakses publik.
“Serta penerbitan Laporan Tahunan MA yang berisi kinerja dan capaian MA setiap tahunnya,” ujar Yasardin dalam sambutannya.
















