Polemik Dugaan Kekerasan Seksual: Andhika Sudarman Bantah Tuduhan, Harvard Club dan Alumni FHUI 2011 Buka Suara
Terbaru

Polemik Dugaan Kekerasan Seksual: Andhika Sudarman Bantah Tuduhan, Harvard Club dan Alumni FHUI 2011 Buka Suara

Andhika menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf. Ia membantah telah melakukan atau berniat melakukan pelecehan seksual terhadap siapapun.

Hanifah Dwi Jayanti
Bacaan 2 Menit
Andhika Sudarman. Foto: Istimewa
Andhika Sudarman. Foto: Istimewa

Isu dugaan kekerasan seksual dalam program SejutaCita Future Leaders (SFL) ramai diperbincangkan di media sosial sejak akhir Februari 2026. Nama Andhika Sudarman (AS), alumnus Harvard University dan pendiri platform tersebut, terseret setelah sejumlah peserta membagikan pengalaman mereka melalui akun Instagram @matchagreen1001.

Berdasarkan unggahan tersebut, dugaan pelecehan terjadi dalam sesi mentoring yang terbagi untuk kategori siswa SMA dan mahasiswa. Para peserta awalnya berekspektasi mendapatkan wawasan akademik dan kepemimpinan. Namun, realitanya justru dianggap jauh dari ekspektasi.

“Kami bayar puluhan juta hanya untuk mendapatkan pengalaman mengecewakan,” tulis akun @matchagreen1001.

Baca Juga:

Dalam kesaksiannya, peserta menyebut pembicaraan mentoring justru mengarah pada hal-hal non-akademik yang tidak pantas, seperti membahas relasi romantis siswa di bawah umur. AS juga dituding melontarkan komentar fisik serta melakukan tindakan fisik yang membuat tidak nyaman, termasuk menepuk paha peserta perempuan yang masih berstatus siswa SMA.

Selain itu, AS diklaim menceritakan pengalaman pribadi dan mempromosikan perilaku perselingkuhan dengan kalimat-kalimat bernuansa seksual yang dinilai merendahkan gender tertentu.

Menanggapi tuduhan tersebut, Andhika Sudarman menyampaikan klarifikasi resmi pada Senin (2/3). Ia secara tegas membantah adanya niat maupun tindakan pelecehan seksual.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info