Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof Sulistyowati Irianto, mengatakan Andrie Yunus adalah anak muda dari jutaan pemuda di Indonesia yang secara demografi tersebar di berbagai bidang. Sejarah menunjukkan Indonesia diproklamasikan dan dirawat tokoh-tokoh publik yang berusia muda.
Serangan yang menimpa Andrie Yunus dan penangkapan ratusan kaum muda pasca demonstrasi Agustus 2025 menunjukkan Indonesia Emas yang diklaim bakal diampu mayoritas pemuda menjadi omong kosong belaka. Fakta tersebut membuktikan golongan muda justru dihancurkan secara brutal, dilemahkan, dan dimatikan. Tapi kaum muda tiddak pernah takut, justru semakin ditekan, perlawanan makin bertambah.
“Kami mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan terhadap anak muda,” tegas Prof Sulistyowati.
Ancaman dan bentuk tim
Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menegaskan serangan terhadap Andrie Yunus berarti menyerang seluruh elemen masyarakat sipil, kemanusiaan, keadilan, dan korban yang memperjuangkan HAM. Pembela HAM rawan ditarget penguasa.
Serangan terhadap Andrie Yunus merupakan bentuk nyata ancaman terhadap pembela HAM. Tren penyerangan terhadap pembela HAM, lingkungan hidup, dan anti korupsi cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan cara yang semakin kejam dan biadab. Peristiwa serupa pernah dialami mantan penyidik KPK Novel Baswedan dan kasusnya hanya menjerat 2 anggota Brimob yang belum tentu pelaku utamanya.
Koalisi masyarakat sipil telah membentuk tim untuk memantau kepolisian dalam menangani kasus ini. Secara teknis tidak ada hambatan bagi aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku sekaligus aktor intelektualnya.
“Ini bukan soal kemampuan, tapi kemauan. Kami menantang Kapolri, Kapolda, untuk menggunakan keilmuan resersenya mengungkap kasus ini secara scientific,” imbuhnya.
Selain mengusut tuntas kasusnya, Isnur mengingatkan pemerintah untuk bertanggung jawab menjamin seluruh biaya pengobatan yang dibutuhkan Andrie Yunus untuk bisa pulih. Andrie Yunus harus mendapat pengobatan maksimal dimana pun dan negara wajib memfasilitasinya.
Tak ketinggalan Isnur mengingatkan ancaman yang menimpa Andrie Yunus berpotensi menyasar kalangan masyarakat sipil lainnya. Sehingga masyarakat sipil perlu meningkatkan kewaspadaan dan keamanan untuk saling menjaga baik dari kalangan profesi jurnalis, mahasiswa, dan aktivis.
“Tantangan semakin besar karena militer semakin merangsek masuk kemana-mana,” katanya.
















