Sisi Lain Dekan FH Yarsi, Piawai Bergitar Bersama Legenda
Jeda

Sisi Lain Dekan FH Yarsi, Piawai Bergitar Bersama Legenda

Memiliki filosofi music speak better than words itself. Setidaknya menyeimbangkan antara kesibukan di dunia pendidikan, hobi bermusik dapat meningkatkan mood bekerja.

Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit
Dekan Fakultas Hukum Yarsi Mohammad Ryan Bakry (kanan) saat memainkan gitar mengiringi koleganya memainkan sebuah lagu. Foto: Istimewa
Dekan Fakultas Hukum Yarsi Mohammad Ryan Bakry (kanan) saat memainkan gitar mengiringi koleganya memainkan sebuah lagu. Foto: Istimewa

Terdapat kejadian mencuri perhatian saat acara yudisium wisudawan Fakultas Hukum Universitas Yarsi periode semester ganjil 2023-2024 yang berlangsung pada pekan lalu. Penampilan Dekan Fakultas Hukum Yarsi Mohammad Ryan Bakry men-slide senar gitar elektriknya memainkan melodi lagu Kangen milik Dewa 19 memukau para wisudawan saat itu. 

“Beliau (Mohammad Ryan Bakry, red) memang jago bermain gitar dan sering tampil di beberapa acara Yarsi. Beliau hebat tidak hanya di bidang akademis saja, tetapi di bidang musik juga sangat baik. Permainannya bagus dan menghibur banyak mahasiswa,” ujar salah satu wisudawan yang hadir dalam acara yudisium, Amanda Salsabila kepada Hukumonline, Jum'at (23/2/2024)

Selain piawai gitar, pria biasa disapa Ryan itu juga dikenal sebagai dekan yang akrab dengan mahasiswa. Amanda melihat Ryan sosok dekan yang memiliki semangat merangkul para mahasiswanya selama kegiatan belajar mengajar. Selain ramah dan bijak saat memberikan mata kuliah di kelas, menurut Amanda materi yang diberikan sang dekan mudah dipahami para mahasiswanya.

Bersentuhan dengan dunia gitar sudah ditekuni Ryan sejak SMP. Bermain gitar menjadi hobinya sejak SMP itu, berlatih dengan mengulik berbagai lagu menjadi rutinitasnya saat itu. Bagi Ryan, bermain gitar memiliki sensasi tersendiri.

“Saya menekuni gitar sebagai hobi dari SMP, bagi saya bermain gitar adalah suatu kebahagiaan,” ujar Ryan.

Baca Juga:

Harmonisasi gitar juga memberi inspirasi bagi Ryan bahwa dalam kehidupan juga perlu keseimbangan. Dia mengatakan salah satu momen berkesan saat bermain bersama legenda gitar Indonesia dan gitaris Grass Rock, Edi Kemput. 

“Filosofinya music speak better than words itself. Jadi untuk balancing kesibukan saya, maka hobi untuk bisa meningkatkan mood bekerja,” ujarnya.

Harmonisasi antara kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual tersebut merupakan nilai-nilai yang ditanamkan FH Yarsi kepada para mahasiswanya. Dia berpesan kepada para lulusan untuk berkontribusi pada pembangunan hukum tidak hanya melalui sektor industri, tapi juga pemerintahan.

Ryan berharap terhadap para lulusan FH Yarsi selain memiliki kemampuan ilmu hukum, juga mampu secara akademik dan praktik serta pribadi dengan akhlak yang mumpuni. Dengan begitu, ujungnya dapat memberikan sumbangsih besar terhadap pembangunan hukum nasional di tanah air.

“Kami berpesan mereka harus mampu siap secara sendiri maupun kelompok dan tidak hanya pada dunia usaha, industri tapi juga pemerintahan sehingga dapat membangun hukum secara berkelanjutan,” tegasnya. 

Sebagai informasi, Fakultas Hukum Universitas YARSI (FH YARSI) telah berdiri sejak 5 Oktober 1987 melalui SK Badan Pembina YARSI No. 115/BIA-PEM/BA-PWNG/YRS/X/1987. Kemudian pada tanggal 21 September 1989, SK tersebut dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Pendidikan RI No. 0616/0/1989 telah memperoleh status terdaftar.

Kini, FH YARSI telah menyandang akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan peringkat Akreditasi B. Lebih lanjut, visi dari FH YARSI ialah untuk mewujudkan Fakultas Hukum yang berwawasan Islam, bermutu tinggi, dan mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara.

Dengan visi keilmuannya untuk mengembangkan ilmu hukum selaras dengan dinamika pemerintahan dan perkembangan masyarakat yang berbasis pada metode ilmiah dan moralitas untuk menghasilkan generasi ilmuwan hukum dan praktisi hukum berkualitas tinggi.

Terdapat sejumlah profil lulusan yang ditetapkan oleh Prodi Ilmu Hukum Universitas YARSI. Seperti menjadi Care Provider, Legal/Contract Drafter, Problem Solver atau pemberi opini hukum dan solusi terhadap permasalahan hukum, Penegak Hukum, dan Researcher/Lecturer (Peneliti).

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info