Menurut Wakil Ketua Umum PERADI, Dwiyanto Prihartono, buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu warisan dari PERADI di kepengurusan Fauzie Yusuf Hasibuan. Hal ini disampaikan mengingat tahun depan akan diselenggarakan Kongres PERADI untuk memilih Ketua Umum baru. “Pak Fauzie ingin meninggalkan legacy di akhir masa pimpinannya,” ujar Dwiyanto.
Lebih lanjut, buku ini juga akan dikirimkan ke berbagai instansi pemerintah terkait, kedutaan besar, dan mitra PERADI. “Perusahaan dan masyarakat umum juga bisa memilikinya. Caranya, cukup menghubungi sekretariat pusat dan disertai biaya pengganti cetak buku,” pungkas Dwiyanto.
















