The Briefing diasuh langsung oleh Partner IndoLaw, Gio Louhenapessy (Gio). Ia adalah seorang advokat, business and corporate legal consultant, kurator, dan pengurus. Pengalamannya yang dalam di bidang hukum bisnis dan kepailitan, dapat membuka akses bagi peserta ke wawasan praktis.
Program ini juga menghadirkan perspektif global dari Foreign Counsel di IndoLaw sekaligus Guest Lawyer dari Illinois, Amerika Serikat, Delwyn Wono (Del). Dengan latar belakang sebagai international counsel di Indonesia serta keahlian di bidang corporate, business transactions, finance, international trade, dan property, ia membawa dimensi lintas yurisdiksi yang kompleks dan butuh kemampuan berjejaring. Ia banyak bicara soal dinamika artificial intelligence (AI) dan pro bono. Mau tidak mau, siap tidak siap, para lawyers muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan AI.
Dari Komunikasi hingga Action Plan
Ke depan, masih akan ada banyak sesi The Briefing yang akan dilaksanakan. Pada sesi pertama, tema yang diangkat adalah 'Client Communication-External Counsel and Business Clients’. Sesi ini fokus pada cara lawyer dari luar negeri membuat karya tulis/dokumen seperti cara merespons kepada klien, menjawab kepada klien, membuat rekomendasi untuk klien, berkomunikasi dengan klien, dan seterusnya.
Sesi kedua bertema ‘How to Deliver the Work Your Senior Actually Needs'. Dalam sesi ini, IndoLaw Young Lawyers diajarkan tata cara penulisan yang efektif dan kohesif, perumusan pertanyaan-pertanyaan relevan, serta penyajian tugas yang melebihi ekspektasi. Sesi ini disajikan dengan model interaktif yang memikat partisipasi dan rasa penasaran para IndoLaw Young Lawyers; kemudian ditutup dengan pembagian tugas praktik terhadap kasus-kasus yang terjadi sehari-hari di lapangan.
Selanjutnya, sesi ketiga membahas 'From Strategy to Action: Building Effective Action Plans'. Sesi ini menjelaskan bahwa action plan dapat berguna untuk melacak progres perkara yang terjadi secara nyata, agar terlihat siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut. Action plan ini dapat digunakan untuk kepentingan internal, klien, akuntan, dan pihak-pihak terkait lain.
Sementara itu, sesi keempat menjadi uji coba praktik para IndoLaw Young Lawyers dalam menyusun action plan terhadap kasus yang disajikan para mentor dan pembimbing. Pada sesi ini, mereka dibimbing untuk selalu menerapkan ketelitian, ketepatan, dan kehati-hatian dalam manajemen perkara yang melibatkan pihak-pihak eksternal. Tentunya dengan tetap mengedepankan kebutuhan klien dan efektivitas kerja ke depannya.
Dengan konsistensi pelaksanaan dan kualitas materi yang ditawarkan, IndoLaw berharap dapat membangun generasi advokat muda yang siap memberikan jasa hukum yang lebih profesional, sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
















