Sektor keuangan tak luput dari perubahan dan transformasi dunia yang begitu cepat. Adanya perkembangan teknologi digital yang pesat, sekaligus membuka peluang baru bagi industri keuangan untuk semakin inovatif dan inklusif.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, OJK, Hasan Fawzi mengatakan pihaknya mengarahkan ekosistem keseluruhan keuangan digital di Indonesia. Tak hanya bertumbuh cepat, tetapi juga menuju ke arah yang bisa memberikan manfaat.
“Bermanfaat tidak hanya bagi para pelaku bisnis dan kegiatan di industrinya saja, tapi juga berdampak kepada peningkatan dan manfaat kegiatan di sistem keuangan dan tentu mendukung pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya dalam acara Indonesia Fintech Summit and Expo dan Bulan Fintech Nasional 2024 sebagaimana dikutip dari siaran pers, Senin (18/1/1/2024).
Baca juga:
- Ancaman Siber dan Perlindungan Konsumen 'PR Besar' Industri Fintech
- Cara OJK Perkuat Literasi Keuangan dan Ekosistem Fintech
Ia menegaskan pentingnya mengedepankan perlindungan konsumen. Satu diantaranya dengan meningkatkan pengawasan market conduct. Hal ini untuk memastikan pelaku industri keuangan menjalankan praktik yang transparan, adil, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat
Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto menambahkan, potensi perkembangan ekonomi digital Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) sangat besar.
Hal ini turut didukung dengan populasi di Indonesia yang kian bertambah besar. Kemungkinan bonus demografi yang didapatkan Indonesia, lebih dari 50 persen adalah gen Z dan millenials yang notabene nya merupakan digital native dan tech-savvy.
















