Upaya OJK Soal Inovasi Keuangan Digital
Terbaru

Upaya OJK Soal Inovasi Keuangan Digital

IFSE 2024 hadir sebagai platform kolaborasi untuk membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto  OJK, Hasan Fawzi. Foto: RES
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi. Foto: RES

Sektor keuangan tak luput dari perubahan dan transformasi dunia yang begitu cepat. Adanya perkembangan teknologi digital yang pesat, sekaligus membuka peluang baru bagi industri keuangan untuk semakin inovatif dan inklusif. 

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, OJK, Hasan Fawzi mengatakan pihaknya mengarahkan ekosistem keseluruhan keuangan digital di Indonesia. Tak hanya bertumbuh cepat, tetapi juga menuju ke arah yang bisa memberikan manfaat.

“Bermanfaat tidak hanya bagi para pelaku bisnis dan kegiatan di industrinya saja, tapi juga berdampak kepada peningkatan dan manfaat kegiatan di sistem keuangan dan tentu mendukung pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya dalam acara Indonesia Fintech Summit and Expo dan Bulan Fintech Nasional 2024 sebagaimana dikutip dari siaran pers, Senin (18/1/1/2024).

Baca juga:

Ia menegaskan pentingnya mengedepankan perlindungan konsumen. Satu diantaranya dengan meningkatkan pengawasan market conduct. Hal ini untuk memastikan pelaku industri keuangan menjalankan praktik yang transparan, adil, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat

Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Djoko Kurnijanto menambahkan, potensi perkembangan ekonomi digital Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) sangat besar. 

Hal ini turut didukung dengan populasi di Indonesia yang kian bertambah besar. Kemungkinan bonus demografi yang didapatkan Indonesia,  lebih dari  50 persen adalah gen Z dan millenials yang notabene nya merupakan digital native dan tech-savvy. 

Hal ini menurut Djoko karena didukung oleh tingginya penetrasi masyarakat Indonesia terhadap akses telepon genggam, internet, dan media sosial. Kondisi ini sangat mendukung meningkatnya permintaan dan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai inovasi atas produk dan layanan jasa keuangan, yang lebih mudah dan nyaman untuk dapat diakses secara digital.

OJK senantiasa mendorong perkembangan ITSK untuk dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara bertanggung jawab. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses dan inklusi keuangan dan juga berkontribusi untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga aspek perlindungan konsumen.

“Secara regulasi, OJK telah mengeluarkan POJK 3/2024 bagi Penyelenggaraan ITSK untuk memberikan panduan bagi penyelenggara ITSK agar dapat berkembang secara bertanggung jawab dan menekankan kepada pentingnya perlindungan konsumen dan integritas pasar, serta mencakup pula penyediaan ruang uji coba dan pengembangan inovasi”, ujar Djoko.

Berdasarkan laporan bersama Google, Temasek, dan Bain & Company, ekosistem ekonomi digital Indonesia merupakan salah satu yang tumbuh paling cepat di Asia Tenggara dan diperkirakan akan melebihi angka 130 miliar USD pada tahun 2025. 

Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia sudah mencapai AS$90 miliar. Angka tersebut menyumbang hampir 40 persen dari ekonomi digital ASEAN didorong oleh tingginya penetrasi internet dan populasi muda yang tech-savvy.  Hal ini didorong oleh kuatnya kolaborasi antara bank dan fintech dalam mendorong inklusi keuangan. Kolaborasi akan mempercepat proses digitalisasi lembaga keuangan dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Sejalan dengan data tersebut, diketahui bahwa berdasarkan data Bank Indonesia pada bulan September 2024, nominal transaksi QRIS mencapai Rp 66,43 triliun dengan volume tercatat sebesar 619 juta transaksi, hal tersebut menjadi tanda bahwa ekonomi digital di Indonesia tumbuh secara inklusif.  Komitmen untuk mengusung tema inovasi dan inklusi keuangan mencerminkan langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. 

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info