Sabtu, 11 September 2010

Dosen: Persyaratannya Sulit, Gajinya Seiprit

Padahal banyak tokoh hukum, baik akademisi maupun praktisi, yang lahir dari tangan dingin seorang dosen.
IHW/CR-9/Fat
ilustrasi foto: lennyhelenas.wordpress.com


Rambutnya sudah memutih, suaranya juga sudah tak lantang. Sesekali kita harus bersuara lebih keras saat berbicara dengan dia. Dengan postur tubuh yang tak lebih dari 160 sentimeter, ia sangat fasih bicara ilmu hukum tata negara. Istilah-istilah dalam bahasa Belanda beberapa kali terlontar dari pria yang dikenal sudah menggembar-gemborkan wacana amandemen konstitusi sejak era orde baru. 


Demikian gambaran sosok punggawa hukum tata negara Universitas Padjadjaran, Sri Soemantri saat diwawancarai hukumonline di kediamannya di Bandung, Maret 2010 lalu. 


Meski sudah malang-melintang di dunia akademis maupun lembaga negara sejak 1950-an, tutur katanya halus dan tak terkesan menggurui lawan bicaranya. Namun yang membuat lebih takjub lagi adalah tekadnya untuk terus mengabdi di perguruan tinggi sepanjang masih bisa berbicara, membaca dan mengungkapkan pikirannya. Sebuah semangat yang pantas digugu dari pria yang kini sudah berumur 84 tahun itu. Entah sudah berapa tokoh hukum yang dilahirkan dari tangan dingin Sri Soemantri. Sebut saja Bagir Manan dan Yusril Ihza Mahendra.  


Peran dosen atau pendidik dalam mencetak pribadi mahasiswanya memang tak bisa dipungkiri. Pola mendidik yang diterapkan sang dosen bisa menentukan bagaimana pola pikir mahasiswa. Dosen yang bisa membawakan mata kuliah secara menarik tentunya bisa membangkitkan gairah dan hasrat intelektualitas para mahasiswa. 


Meski peran dosen amat penting, sayangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para pendidik ini masih kurang. Ujungnya, hal ini menyebabkan para dosen harus memutar otak untuk mengisi kebutuhan periuknya. 


“Di Indonesia, kesejahteraan dosen masih jauh dari harapan. Mungkin karena pengelolaan keuangan yang belum rapi, kemudian juga ‘sertifikasi yang kurang beres’,” ungkap Surajiman, Dekan Fakultas Hukum Universitas Nasional, Jakarta kepada hukumonline lewat telepon. 


Hal senada diungkapkan pengajar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung, Artaji. Menurut dia, para dosen bakal lebih bisa berkonsentrasi mendidik jika urusan kesejahteraan sudah terpenuhi.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua