Rabu, 10 December 2014

Samarinda dan Bitung Raih Penghargaan Kota Peduli HAM

Untuk Kaltim dan Kalimantan Utara sendiri, hanya tiga daerah saja yang meraih penghargaan ini yakni, Kota Samarinda, Balikpapan dan Kabupaten Bulungan.
ANT
Kota Samarinda, Kalimantan Timur, meraih penghargaan sebagai salah satu Kota Peduli HAM. Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda Masrullah, Rabu mengatakan, penghargaan tersebut dianugerahkan pada peringatan Hari HAM Internasional ke-66 di Graha Pengayoman Kemenkumham, Jakarta.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly kepada Sekretaris Kota Samarinda, Zulfakar. Penghargaan itu, kata Masrullah, diberikan atas upaya membina dan mengembangkan Kota Samarinda sebagai Kota Peduli HAM.

Kota Samarinda, kata Masrulah, mendapat poin 83,56 dengan kriteria penilaian Hak Hidup, Hak berhasil Mengembangkan Diri, Hak Atas Kesejahteraan, Hak Atas Rasa Aman dan Hak Perempuan. Untuk Kaltim dan Kalimantan Utara sendiri, hanya tiga daerah saja yang meraih penghargaan ini yakni, Kota Samarinda, Balikpapan dan Kabupaten Bulungan.

"Penghargaan ini, seperti yang sering disampaikan Pak Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, adalah sebagai apresiasi dan motivasi untuk terus berbuat kepada kepentingan masyarakat dan pembangunan. Jadi tentunya juga, penghargaan ini tidak terlepas dari peran serta seluruh 'stakeholder' atau pemangku kepentingan dan warga," katanya.

Selama ini kata dia, koordinasi dalam program rencana aksi nasional (Ranham) telah berjalan baik. "Begitu juga dukungan sistem penyampaian laporan yang memberikan nilai tambah dalam pemenuhan kriteria sebagai kabupaten peduli HAM," ujarnya.

Melalui penghargaan itu, Masrullah berharap dapat menambah semangat dan pemenuhan hak bagi masyarakat secara luas.

Seperti Samarinda, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) juga mendapat penghargaan sebagai Kota Peduli HAM. Penghargaan ini diraih karena Bitung telah memenuhi norma dan standar HAM di dalamnya 10 hak dasar manusia. Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bitung, Erwin Kontu di Bitung, melalui siaran pers, Rabu mengatakan, Kota Bitung merupakan satu-satunya daerah di Sulut yang menerima penghargaan daerah peduli HAM.

Tujuan penghargaan itu, menurut dia, untuk mendorong pemerintah daerah dalam melaksanakan kegiatan dan tugas-tugas pemerintahan dan selalu mengacu pada standar dan norma HAM serta mewujudkan pemenuhan HAM diantaranya hak untuk hidup, hak atas rasa aman, hak perempuan, hak mengembangkan diri, hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan.

Selain itu hak memperoleh keadilan, hak turut serta dalam pemerintahan, hak atas kesejahteraan, hak atas kebebasan pribadi dan hak anak.

Wali Kota Bitung selaku pembina HAM merasa bangga atas prestasi itu, dia menyebutkan, penghargaan ini merupakan wujud bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menegakkan, menghormati, dan memajukkan hak asasi manusia.

Lewat itu, kata Kontu, diperintahkan pula kepada para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar penerapan program dan kegiatan harus sesuai dengan standar dan norma HAM.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua