Jumat, 06 November 2015

Kata Mereka dengan Hadirnya Klinik Kesehatan di PN Yogyakarta

Tempat penitipan anak belum diketahui dengan baik oleh para pengunjung sidang. Penggunanya juga belum seantusias pengguna klinik kesehatan.
HAG
Foto: HAG


Pengadilan Negeri Yogyakarta memanfaatkan ruangan yang tidak terpakai menjadi ruang klinik kesehatan. Klinik sudah berlangsung sejak Juni 2015 merupakan hasil kerjasama dengan RSUD Yogyakarta. Banyak pihak yang menyambut hangat kehadiran klinik kesehatan tersebut.Tidak hanya petugas pengadilan, advokat dan pihak yang sedang berperkara memberi kesan positif.


Ketua Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Yogyakarta, Muhammad Iqbal, mengatakan dirinya sangat terbantu dengan adanya klinik kesehatan yang ada di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Menurutnya, baru Pengadilan Negeri Yogyakarta yang memiliki klinik kesehatan.


“Sangat terbantu, saya baru sakit langsung dikasih obat,” ujarnya.


Berdasarkan pengalamannya yang sering berperkara di pengadilan, baru PN Yogyakarta yang menyediakan klinik kesehatan dan bermanfaat bagi semua pihak di dalamnya. “Profesi hukum disiniyangmungkin butuh konsultasi kesehatan,tidak perlu meluangkan waktu ke puskesmas. Masyarakat pengguna, klien kita (penggugat, tergugat, terdakwa) juga,” katanya.


Dia juga menjelaskan, dengan adanya klinik kesehatan sangat membantu bagi tahanan yang sakit,terutama yangtidak mendapatkan sarana kesehatan di LP karena harus antri. “Mungkin dia (terdakwa) di Lembaga Pemasyaratan terbatas (antri ). Pada saat disini melalui penasehat hukum ada klinik kemudian diajak. Sangat banyak manfaatnya,” jelasnya.


Bahtra Yenni Warita, Panitera Pengganti PN Yogyakarta juga merasakan manfaat dari didirikannya klinik kesehatan. Dia menyatakan, dirinya tidak perlu lagi kerumah sakit atau puskesmas apabila tiba- tiba sakit. “Sangat membantu, kemarin saya sakit perut, kemudian saya langsung datang ke klinik. Ga perlu keluar area pengadilan jadinya. Saat ke klinik juga langsung dikasih obat,” ujarnya.


Suswanti, Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta juga menyatakan hal sama, Apabila sedang sakit, langsung pergi ke klinik. “Sangat membantu saya dan juga hakim- hakim yang lainnya. Kalau sakit langsung ke klinik. Dokternya juga dokter jaga,” ucapnya.


Salah satu polisi yang sedang menjaga tahanan pun senada dengan Hakim Suswanti, Narwato menyatakan dirinya juga merupakan pengguna dari klinik kesehatan tersebut. “Iya disini ada klinik kesehatan dan sangat membantu saya. Terdakwa juga menggunakan kalau sakit dan harus sidang disini,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua