Selasa, 25 Oktober 2016

BPN: Ujian PPAT 2016 akan Digelar Satu Hari Penuh

Segera diinformasikan melalui situs resmi Kementerian ATR/BPN.
Nanda Narendra Putra/M-25
Ilustrasi: BAS
Jadwal pelaksanaan ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tahun ini sedikit mengalami perubahan. Dirjen Hubungan Hukum Keagrariaan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), R.B Agus Widjayanto mengatakan, bahwa  nantinya pelaksaan ujian PPAT akan ‘dipadatkan’ menjadi satu hari.
 
“Kita coba ranjang jadi satu hari. Ini dalam upaya supaya bisa mengoptimalkan anggaran supaya bisa semua ter-cover,” ujar Agus saat diwawancarai hukumonline di kantornya, Jumat (21/10).
 
Sebagaimana diketahui, Panitia Pelaksanaan Ujian PPAT dalam pengumumannya nomor 10/Peng-400.17/X/2016 tentang Pendaftaran Ujian PPAT Tahun 2016 menyatakan bahwa jadwal pelaksanaan ujian PPAT akan digelar selama dua hari pada Sabtu (5/11) dan Minggu (6/11). Tempatnya, di gedung II Fakultas Ekonomi kampus Universitas Tarumanegara Jakarta Barat. (Baca Juga: Hadapi Ujian PPAT? Yuk, Intip Kisi-Kisinya) 
 
Ditambahkan Agus, penyelenggaraan ujian PPAT menjadi satu hari penuh rencananya akan digelar pada hari Minggu, 6 November 2016. Ia mengatakan bahwa informasi perubahan tersebut akan segera di sampaikan melalui laman resmi Kementerian ATR/BPN di www.bpn.go.id. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa perubahan ini tak akan berdampak dari segi teknis penyelenggaraan.
 
Kata Agus, materi-materi yang akan diujikan tetap mengacu pada Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 31 Tahun 2016 tentang Tata Cara Ujian, Magang, dan Pengangkatan PPAT, antara lain Hukum Pertanahan Nasional dan Organisasi Kelembagaan Kementerian, Pendaftaran Tanah, Peraturan Jabatan PPAT, Pembuatan Akta PPAT, dan Kode Etik Profesi PPAT.
 
“Sama saja, cuma materi kita padatkan kemudian. Dulu materi berapa jam dalam satu hari, kita bagi hari ini apa. Kini, kita jadikan satu hari ini apa, tapi lebih efisien,” katanya menjelaskan.
 
Menambahkan Agus, Kasi PPAT Wilayah I DItjen Hubungan Hukum Keagrariaan pada Kementerian ATR/BPN, Sutoro mengatakan bahwa dari segi teknis pelaksaan juga tidak ada yang berubah. Kata Sutoro, ujian tetap dimulai sejak pukul 9 pagi hingga selesai. Namun demikian, jumlah soal kemungkinan dikurangi dan disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Sayangnya, Sutoro enggan membeberkan lebih lanjut mengenai berapa jumlah total soal dan bagaimana bentuk soal lebih lanjutnya. (Baca Juga: Resmi Ditutup, Jumlah Pendaftar Ujian PPAT Hampir 10 Ribu)
 
“Mulai tetap dari jam 9. Kualitas soalnya mungkin agak dikurangi,” kata Sutoro singkat.
 
Mesti Diumumkan Resmi
Dimintai tanggapannya, salah seorang peserta ujian PPAT, Primastika Sandi mengaku belum mendengar informasi berubahnya jadwal penyelenggaraan ujian. Setahu Tika –sapaan akrab Primastika-, jadwal ujian masih sama dengan seperti yang diinformasikan pada laman resmi Kementerian ATR/BPN. (Baca Juga: Ujian PPAT Tahun Ini Belum Komputerisasi, Begini Alasan BPN)
 
“Belum tau, kan harusnya tanggal 5 dan 6 kan. Terus berubah jadi satu hari gitu?,” kata Tika kepada hukumonline, Senin (24/10).
 
Tika mengaku cukup berat apabila lima materi yang diujikan akan dipadatkan menjadi satu hari penuh. Namun, bila nantinya benar-benar akan digelar satu hari penuh, mestinya materi yang akan diujikan bisa disesuaikan dengan ketersediaan waktu dalam satu hari tersebut.
 
“Harusnnya diumumkan di websitenya. Tapi setelah saya cek belum ada nih,” tutup Tika.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua