Kamis, 29 November 2018

Menkumham Nilai Kekosongan Hukum Media Siber Harus Diatasi

​​​​​​​Hal ini diungkapkan Yasonna saat bertemu dengan jajaran pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
RED
Pengurus AMSI saat bertemu Menkumham Yasonna H Laoly berserta jajarannya. Foto: Istimewa

Industri teknologi yang terus berkembang di Indonesia berdampak pada meluasnya bisnis pada banyak bidang, termasuk media siber. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut saat bertemu Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly beserta jajarannya di kantor Kemenkumham di Jakarta, Kamis (29/11).

 

Wens mengatakan, ada gap yang perlu diperjelas antara media siber dengan perusahaan teknologi yang menyiarkan konten berita. Di satu sisi, media siber wajib patuh pada sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku, mulai dari UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pedoman Media Siber, Kode Etik Jurnalistik, verifikasi media hingga sertifikasi jurnalis.

 

Namun di sisi lain, terdapat pula perusahaan teknologi yang menyiarkan konten berita tapi tak tunduk pada sejumlah peraturan perundang-undangan tersebut. Kejelasan ini penting demi meminimalisir munculnya hoax maupun ujaran kebencian (hate speech). “Jadi, kita merasa tidak diperlakukan secara fair,” kata Wens.

 

Dalam sambutannya, Menteri Yasonna mengamini yang menjadi kegelisahan AMSI. Menurut dia, regulasi media siber belakangan ini sudah menjadi sebuah keharusan baik untuk awak media maupun masyarakat. Untuk itu, ia sepakat perlu adanya pengaturan khusus mengenai media siber.

 

Namun, Yasonna mengingatkan, regulasi media siber tersebut tidak boleh berlebihan sehingga berpotensi mengekang kebebasan pers dan menyatakan pendapat. “Memang kekosongan hukum di media online mau tidak mau harus segera diisi dengan baik. Saya setuju kalau ini harus segera dibicarakan dengan (Kementerian) Kominfo," katanya.

 

Regulasi yang mengatur media siber di Indonesia, menurut Yasonna, merupakan sebuah hal yang sangat penting. Sebab, regulasi diperlukan untuk memastikan asas fairness, asas pertanggungjawaban produk jurnalistik dan bisnis, serta memberi kepastian hukum. Ia percaya, regulasi tersebut akan memperlihatkan mana media online yang dapat dipertanggungjawabkan dan mana yang tidak.

 

Baca:

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua