Jumat, 15 Maret 2019

Ketua ILUNI FHUI: Perkembangan Gadget Ibarat Pisau Bermata Dua

Orangtua biasanya terlena, dan merasa aman ketika anak diam dan konsentrasi menonton gadget.
Tim Inforial
Ketua Umum ILUNI FHUI Ashoya Ratam. Foto: Istimewa

Era perkembangan digital saat ini sudah sangat pesat. Tidak dapat dipungkiri penggunaan gadget saat ini tidak hanya untuk orang dewasa saja, namun juga sudah menjangkau sampai ke anak-anak. Sudah merupakan pemandangan umum, kita melihat anak-anak sejak usia dini tidak dapat dilepaskan dari gadget. Seringkali orangtua yang sibuk bekerja memberikan gadget untuk anak agar anak tidak rewel dan merajuk.

 

Hal ini diakui oleh Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (ILUNI FHUI) Ashoya Ratam yang menyatakan bahwa perkembangan gadget ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan secara tepat, akan memberikan manfaat besar, namun penggunaaan yang salah akan membawa dampak merugikan.

 

Untuk itulah, ILUNI FHUI mengadakan Talkshow: “Tantangan Orangtua Zaman Now: Antara Kebutuhan Gadget/Internet & Ketergantungannya” dengan menghadirkan Vera Itabiliana Hadiwidjojo (Psikolog Anak & Remaja), Hiro Wardhana (Direktur Utama Passpod.com) serta Frida Dwiyanti (Primary Principal Sampoerna Academy).

 

Menurut salah satu narasumber, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, anak-anak yang terpengaruh oleh gadget yang tidak bagus akan menurunkan konsentrasi belajar, terutama gangguan dalam fokus dan rentan terpapar konten negatif.

 

Orangtua biasanya terlena, dan merasa aman ketika anak diam dan konsentrasi menonton gadget. Dalam perkembangan lebih lanjut, bagi anak dan remaja, paparan konten negatif juga mengintai jika orangtua tidak berhati-hati.

 

Senada dengan Vera, Ashoya juga mengakui hal tersebut. Ashoya berbagi tips agar penggunaan gadget bagi anak tepat guna, di antaranya dengan membuat aturan pembatasan penggunaan gadget, dan melakukan pendampingan jika anak menggunakan gadget. 

 

Salah satu alumni FHUI, Noviyanti Absyari berbagi pengalaman dalam hal ini. Bagi Novi, yang memilki anak berusia 3,5 tahun, masih banyak media lain untuk memperkenalkan anak belajar, misalnya dengan memberikan mainan-mainan yang merangsang saraf motorik halus seperti puzzle, menyusun huruf dan permainan serta buku-buku bergambar yang menarik minat.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua