Selasa, 30 April 2019

Potret 11 Perempuan Inspiratif dalam Hukumonline NexGen Lawyers 2019

Hukumonline menyajikan sebelas kisah inspiratif dari perempuan-perempuan yang sukses berkarier di firma hukum.
CT-CAT

Momentum peringatan Hari Kartini memang telah berakhir. Namun, semangat yang diwariskan Kartini untuk mewujudkan emansipasi dan pemberdayaan perempuan tidak pernah terhenti. Kini, kesadaran perempuan akan kedudukan yang setara tetap hidup dan merambah ke semua aspek kehidupan. Peluang perempuan Indonesia untuk belajar dan menjadi apa pun yang diinginkan terbuka lebar. Tidak terkecuali, dalam sektor hukum.

 

Meski kerap kali diidentikkan dengan maskulinitas atau ‘dunianya laki-laki’, ada banyak perempuan yang sukses di firma hukum. Tidak sedikit pula dari mereka yang masih berusia muda. Hukumonline telah merangkum potret perempuan-perempuan sukses di firma hukum dalam Hukumonline NexGen Lawyers 2019. Berikut adalah potongan kisah mereka.

 

1. Claudia Trevena – Legisperitus Lawyers

Kecerdikannya dalam membaca situasi, mengerti setiap arahan, serta cerdas dalam mengeksekusi adalah tiga poin yang menjadikan Claudia Trevena—Vena—amat diandalkan oleh Legisperitus Lawyers dalam menangani kasus kepailitan. Baca kisah selengkapnya tentang Vena di Sepak Terjang Claudia Trevena, Pengacara Muda Ahli Kepailitan Firma Hukum Legisperitus.

 

2. Sinta Dwi Cestakarani – Walalangi  & Partners

Menyandang status sebagai ‘pengacara muda’, tidak lantas membuat Sinta Dwi Cestakarani kurang pengalaman. Buktinya, ia telah melanglang buana menangani transaksi-transaksi domestik selama lebih dari tujuh tahun. Bidang-bidang yang ia sambangi antara lain hukum perbankan dan keuangan, merger dan akuisisi, pertambangan, energi, serta bisnis fintech. Tidak main-main, nilai investasinya pun ratusan juta Dolar. Baca kisah selengkapnya tentang Sinta di Perempuan Energik yang Tak Mau Henti Mengembangkan Diri.

 

3. Ammalia Prama Putri – ABNR Counsellors at Law

Berkat kerja kerasnya, hanya butuh waktu 6 tahun bagi Ammalia Prama Putri—Amma—untuk diakui sebagai Senior Associate sebelum menjadi Partner tiga tahun kemudian. Amma pun diberikan kepercayaan lebih untuk menangani berbagai macam transaksi di bidang power projects, project finance, dan fintech. Baca kisah selengkapnya tentang Amma di Ammalia Prama Putri: “Work Hard, be Passionate about Our Job, then Everything Else Will Follow!”

 

4. Vera Harwanto – Nurjadin Sumono Mulyadi & Partners

Sektor aviasi yang banyak melibatkan laki-laki tidak membuat Vera Harwanto menghindari practice group ini. Justru, karena tidak umum dan sedikit orang yang memahami area ini, ia merasa sangat tertantang. Vera sendiri telah memimpin banyak proyek penerbangan dan mewakili kepentingan klien-klien, baik perusahaan internasional maupun domestik. Kliennya juga beragam, seperti pemilik pesawat, pemberi sewa pesawat, hingga operator pesawat di Indonesia. Baca kisah selengkapnya tentang Vera di  Vera Harwanto: Lawyer Aviasi yang Melihat Setiap Tantangan sebagai Kesempatan.

 

5. Setyawati Fitri Anggraeni – Anggraeni and Partners

Kecintaan Setyawati Fitri Anggraeni pada bidang hukum tidak berhenti sampai mengembangkan diri dan melakukan praktik hukum. Ia pun menunjukkan komitmen dan kecintaannya dengan mengajar di almamaternya, Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Fitri, panggilan akrabnya—juga pernah berpartisipasi sebagai Hakim Arbiter dalam kompetisi Mooting Willem C. Vis International (East) di Hong Kong dan The Indonesian National Round of the International Humanitarian Law Moot Court Competition. Baca kisah selengkapnya tentang Fitri di Muda dan Berbakat, Ini Sosok Inspiratif dari Anggraeni and Partners.

 

6. Safita Narthfilda – Oentoeng Suria & Partners

Safita menyadari betul bahwa hidup adalah seni bermain berbagi peran. Di tengah kesibukannya di OSP, ia berkomitmen untuk menjadi pasangan yang baik bagi suami, sekaligus ibu yang baik bagi kedua buah hatinya. Sebagai ibu, Safita berkomitmen agar kedua anaknya mendapatkan yang terbaik. Sebagai contoh, ia berkomitmen agar kedua anaknya dapat menikmati ASI selama dua tahun penuh. Baca kisah selengkapnya tentang Safita di Safita Narthfilda: Karena Setiap Perempuan Adalah Kartini.

 

7. Victoria – ANSS Counsellors at Law

Transisi Victoria dari pengamat perkara pidana pro bono menjadi pengacara korporasi dan litigasi komersial merupakan pengalaman yang tidak mudah. Pasalnya, terdapat perbedaan di sifat pekerjaan. Namun, hal ini bisa ditangani dengan baik dengan bimbingan partners dari ANSSLaw. Baca kisah selengkapnya tentang Victoria di Pengacara Milenial Pilih Menempuh Jalur Sendiri di Tengah Keramaian.

 

8. Paula Aprijanto – UMBRA Strategic Legal Solutions

Paula berpendapat, keterlibatannya dalam pembentukan holding BUMN merupakan satu pembelajaran yang komprehensif. Ia ditantang untuk dapat memahami, berusaha untuk menerapkan pengalaman, serta pengetahuannya tidak hanya di bidang hukum bisnis, melainkan juga bidang hukum publik. Ini meliputi pemahaman di bidang pasar modal, teknis industri, persaingan usaha, hingga teknis perancangan peraturan. Baca kisah selengkapnya tentang Paula di Peran Lawyer dalam Pembentukan Holding BUMN.

 

9. Aisyah Ramadhania - ADCO Attorneys at Law

Kendati selama berkuliah menempuh program kekhususan di bidang hukum tata negara, Aisyah Ramadhania memutuskan untuk menjadi corporate lawyer. Sejak bergabung dengan ADCO Attorneys at Law di tahun 2016, ia telah menangani berbagai permasalahan di bidang hukum, termasuk litigasi komersial, debt restructuring, dan perselisihan hubungan industrial. Salah satu bidang yang menarik untuknya adalah restrukturisasi utang melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Baca kisah selengkapnya tentang Aisyah di Aisyah Ramadhania dan Prinsip ‘Going Extra Miles’.

 

10. Tracy Tania – Assegaf Hamzah & Partners

Tracy Tania mengungkapkan, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para perempuan di semua bidang profesi adalah work life balance. Sangat disayangkan, banyak orang menganggap seorang pengacara perempuan yang sukses pasti tidak berkeluarga atau bukan seorang istri yang baik. Baca kisah selengkapnya tentang Tracy di Tracy Tania: Breaking the Glass Ceiling.

 

11. Stephanie Kandou – Makarim & Taira S.

Stephanie Kandou berpendapat, lawyer perempuan tidak perlu merasa rendah diri. Bagaimanapun, perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki untuk menjalankan pekerjaan sebagai konsultan hukum. Walaupun terdapat tuntutan seabgai seorang istri atau ibu, selama perempuan mau bekerja keras, berkomitmen, dan memiliki semangat juang yang tinggi, tidak mustahil semuanya bisa dilakukan. Baca kisah selengkapnya tentang Stephanie di Stephanie Kandou: tentang Potensi dan Peran Perempuan dalam Firma Hukum.

 

Itulah rangkuman sebelas kisah perempuan inspiratif dalam Hukumonline NexGen Lawyers 2019. Apakah Anda ingin jadi salah satunya?  

 

 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua