Senin, 12 Agustus 2019

Iduladha, DPN PERADI Ajak Para Advokat Jadi Bermanfaat untuk Orang Banyak

Sebagai wujud syukur, DPN PERADI berbagi rezeki dengan menyerahkan daging kurban kepada masyarakat sekitar Grand Slipi Tower, karyawan, dan anggota PERADI yang hadir.
CT-CAT

Sebagai wujud syukur, DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) berbagi rezeki dengan menyerahkan daging kurban kepada masyarakat sekitar Grand Slipi Tower, karyawan, dan anggota PERADI yang hadir. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPN PERADI, Zul Armain Aziz. Adapun pemotongan hewan kurban ini dilaksanakan di area halaman Gedung Grand Slipi Tower pada Sabtu (11/8) dan secara rutin dilakukan setiap Iduladha seusai salat. 

 

Ketua Umum DPN PERADI, Fauzie Yusuf Hasibuan mengungkapkan, peristiwa ketaatan Nabi Ibrahim yang mematuhi perintah Allah SWT untuk menjadikan putra tercintanya Ismail sebagai kurban, dapat menjadi pelajaran untuk berserah diri pada Sang Mahapencipta yang berkuasa atas kehidupan dan kematian. “Jika dikaitkan dengan profesi advokat, ‘berserah diri’ dapat berarti seorang advokat akan senantiasa berupaya untuk melakukan yang terbaik, menjaga perilaku profesional, dan martabat profesinya dengan sebaik-baiknya,” tutur dia.

 

Menjadi Bermanfaat 

Ritual Iduladha dapat berarti banyak hal. Namun, secara spesifik, Fauzie mengatakan bahwa ritual ibadah ini dapat menjadi bahan introspeksi para advokat. Bagaimanapun, dalam menjalankan profesinya, seorang advokat haruslah menjadi orang yang bermanfaat. Ia lalu memberi contoh hewan kurban. "Ketika hidup, susunya dapat memberikan nutrisi dan gizi untuk kecerdasan, kekuatan, dan kesehatan bagi orang banyak. Ketika mati, seluruh tubuhnya bisa dikonsumsi banyak orang. Bahkan, kulitnya bisa jadi bahan kerajinan yang mendatangkan rezeki. Manfaat pemakaiannya juga bisa sampai tahunan,” ia menambahkan.

 

Ketua Bidang Humas dan Publikasi, Riri Purbasari Dewi menyampaikan, makna berkurban seharusnya adalah melihat ke dalam diri. “Sebagai makhluk sosial, sudahkah kita menjadikan diri bermanfaat bagi pribadi dan dunia? Sudahkah kita memberikan yang terbaik? Di kesempatan ini, DPN PERADI mengucapkan ‘Selamat Iduladha bagi segenap keluarga besar PERADI yang merayakannya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kurban kita’,” katanya.

 

Pemotongan hewan kurban ini juga dihadiri oleh Pengurus DPN PERADI, Eko Suryo; Humas DPN PERADI, Wiwik Handayani; dan beberapa karyawan yang turut menyaksikan jalannya pemotongan hewan kurban.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua