Jumat, 17 January 2020

Pemerintah Janjikan Perubahan Besar dalam Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Terdapat 1.244 Pasal dan 79 UU akan direvisi dalam RUU Cipta Lapangan Kerja.
Mochamad Januar Rizki
Ilustrasi: HGW

Pemerintah berencana menyerahkan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law kepada DPR RI pada pekan depan. Terdapat 1.244 Pasal dan 79 UU akan direvisi dalam RUU tersebut. Dengan rancangan aturan ini pemerintah menjanjikan perubahan besar sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat.

 

"Maksimal, maksimal minggu depan kita akan mengajukan kepada DPR yang namanya omnibus law. Ada 79 undang-undang yang akan kita revisi sekaligus, yang di dalamnya ada 1.244 pasal yang akan direvisi. 1.244 pasal yang ingin kita revisi," jelas Presiden Joko Widodo dalam pidato Pertemuan Industri Jasa Keuangan 2020, Kamis (16/1).

 

Jokowi menjelaskan iklim investasi nasional saat ini sedang membutuhkan kepercayaan dari dalam negeri maupun kepercayaan dari luar (negeri). Sebab, investor masih memandang perizinan usaha nasional masih birokratif sehingga mengurangi minat investasi.

 

"Problem besarnya memang masih banyaknya peraturan-peraturan yang menghambat kita, baik itu undang-undang, baik itu peraturan pemerintah, baik itu peraturan di tingkat pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, dan kota). Ini ruwet sekali, meruwetkan kita semuanya. Oleh sebab itu, maksimal, maksimal minggu depan kita akan mengajukan kepada DPR yang namanya omnibus law," jelas Jokowi.

 

Menurut Jokowi stabilitas politik, stabilitas ekonomi, stabilitas keamanan menjadi sebuah hal yang mutlak yang harus dikerjakan. Dia menilai Indonesia memiliki persoalan yang sudah bertahun-tahun defisit transaksi berjalan dan defisit (neraca) perdagangan.

 

Jokowi berharap maksimal 100 hari pembahasan UU Omnibus Law ini dapat rampung. "Saya akan angkat jempol. Jempol saya akan saya angkat dua jempol kalau DPR bisa menyelesaikan ini dalam 100 hari. Minggu depan akan kita serahkan kepada DPR secara resmi," jelas Jokowi.

 

(Baca: Presiden Minta Omnibus Law Rampung dalam 100 Hari Kerja)

 

Sementara itu, Komisi IX DPR RI berencana membentuk tim kecil yang dibutuhkan dalam rangka mengkaji berbagai permasalahan yang terdapat di dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja guna menjawab berbagai keresahan serikat buruh terhadap Omnibus Law tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua