Rabu, 18 March 2020

Jalani Amanat Keppres, Polri Batasi Pembelian Bahan Pokok Cegah Panic Buying

 

Kemudian, Pasal 25 UU Perdagangan menyatakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah mengendalikan ketersediaan Barang kebutuhan pokok dan/atau Barang penting di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam jumlah yang memadai, mutu yang baik, dan harga yang terjangkau.Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban mendorong peningkatan dan melindungi produksi Barang kebutuhan pokok dan Barang penting dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan nasional.Barang kebutuhan pokok dan Barang penting sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Presiden.

 

(Baca: Keppres Penanganan Corona Diteken, Partisipasi Masyarakat Sangat Diperlukan)

 

Sementara itu, merespons kondisi terbaru saat ini mengenai penyebaran Covid-19, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto menyampaikan pihaknya akan menerbitkan larangan sementara ekspor produk kesehatan hingga produksinya mampu menjamin kebutuhan dan konsumsi dalam negeri. Pada kesempatan yang sama, Mendag Agus juga menegaskan bahwa pemerintah terus berusaha menjaga keseimbangan permintaan dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di tengah terganggunya perekonomian dunia akibat Covid-19 dan saat bulan puasa dan Lebaran.

 

Mendag mengungkapkan, sejumlah komoditas seperti beras, jagung, bawang putih, minyak goreng, dan daging dalam stok yang aman dan mencukupi. Sementara itu, komoditas yang mengalami kekurangan pasokan seperti gula dan bawang bombay akan segera diisi dari kegiatan impor bila produk dalam negeri tidak mencukupi.

 

Mengenai keadaan stok bapokting, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menegaskan berdasar data yang dimiliki, 11 kebutuhan pokok pangan dalam kondisi aman. Kekhawatiran stok pangan menipis, hingga harga naik menurutnya tidak perlu terjadi.

 

"Saya tegaskan Kementan mengawal dengan ketat pasokan dan stok pangan. Masyarakat mohon agar tenang dan tidak perlu resah. Pasokan dan stoknya ada. Hitungan kami hingga Agustus masih cukup," kata Syahrul di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (16/3).

 

Syahrul mengatakan ada 11 komoditas pokok yang dikawal, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.

 

Menurut Mentan, panen raya padi, jagung dan komoditas lainnya masih terus berlangsung hingga beberapa bulan kedepan. Stok akan terus terisi, dan secara simultan mengisi pasar.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua