Selasa, 20 October 2020

​​​​​​​Dari ‘Menggugat’ UU yang Baru Disahkan Hingga Polisi Menjebak Orang untuk Ditangkap

Langkah-langkah dalam mengajukan permohonan uji materi UU ke MK hingga bisakah pasangan yang tidak menikah memiliki kartu keluarga turut dibahas Klinik Hukumonline.
Tim Hukumonline

Informasi hukum kini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat berbagai kalangan. Maka dari itu, Hukumonline.com melalui salah satu rubriknya Klinik Hukumonline, menyediakan medium terkini dalam menghadirkan informasi hukum yang mudah dipahami.

Dengan tagline “yang bikin melek hukum, emang klinik hukum”, Tim Klinik mengemas berbagai ketentuan hukum ke dalam artikel yang ringkas dan mudah dicerna. Tak hanya artikel, edukasi hukum ini berkembang pula untuk dinikmati kapan saja dan di mana saja melalui format lain, yaitu infografis, video, chatbot, hingga podcast.

Berdasarkan hasil rangkuman tim Klinik Hukumonline, berikut adalah 10 artikel terpopuler di media sosial yang terbit sepanjang sepekan terakhir. Dari ‘menggugat’ UU yang baru saja disahkan hingga polisi yang menjebak seseorang untuk ditangkap.


  1. Bisakah ‘Menggugat’ UU yang Baru Disahkan Tapi Belum Diundangkan?

UU yang baru saja disahkan berlaku dan mengikat secara umum setelah diundangkan, dalam arti telah ditempatkan dalam Lembaran Negara dan memperoleh penomoran. UU yang belum diundangkan belum dapat diajukan upaya hukum apapun, sebab UU itu belum mengikat secara hukum dan belum berdampak pada kerugian konstitusional.


  1. Diminta Polisi Menjebak Seseorang agar Ditangkap, Bolehkah Menolak?

Pada dasarnya penangkapan dilakukan berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Penangkapan ditujukkan bagi mereka yang betul-betul melakukan tindak pidana. Penangkapan dengan jebakan yang menyalahi syarat dan prosedur, dapat diajukan permohonan praperadilan, mengenai sah atau tidaknya penangkapan.


  1. Bisakah Pasangan yang Tidak Menikah Punya Kartu Keluarga?

Adanya buku nikah/kutipan akta perkawinan merupakan salah satu syarat penerbitan Kartu Keluarga (KK). Jjika ada KK yang dimiliki oleh pasangan yang tidak pernah menikah, patut diduga terjadi pemalsuan data KK.

Pemalsuan itu bisa dijerat pidana dalam  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan serta perubahannya dan berpotensi dikenai pasal pemalsuan surat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua