Senin, 13 January 2020

Kekuatan Surat Pernyataan dalam Hubungan Kerja

Kekuatan Surat Pernyataan dalam Hubungan Kerja

Pertanyaan

Saya melamar di sebuah perusahaan dengan memilih posisi sebagai legal officer. Pada saat melamar terdapat sebuah surat pernyataan yang harus ditandatangani dan memuat frasa "...bersedia menjalani ikatan dinas selama 4 tahun dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja perusahaan di dalam maupun luar negeri sesuai dengan kebutuhan perusahaan jika lulus proses rekrutmen" dan menyatakan bersedia membayar denda sejumlah Rp200 juta jika mengundurkan diri sebelum masa dinas berakhir. Saya diterima di perusahaan tersebut. Secara administrasi posisi saya adalah legal officer, namun dalam penempatan kerja, pekerjaan saya 100% bukan seperti dalam deskripsi lamaran, melainkan diberi fungsi dan tugas marketing serta teknik industri. Dalam surat pernyataan memang sama sekali tidak ada pembahasan jabatan yang dilamar, namun saya memiliki data lamaran saya dan job description yang disertakan perusahaan pada saat pembukaan lowongan kerja. Apakah ada jalan keluar bagi saya untuk keluar dari surat pernyataan yang telah saya tanda tangani di atas meterai, karena ketidaksesuaian lamaran kerja dengan pekerjaan yang saya dapat?

Intisari Jawaban

Hubungan antara Anda dan perusahaan merupakan perikatan berupa perjanjian kerja yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Perjanjian kerja tersebut harus memenuhi unsur tertentu, yaitu:
  1. kesepakatan kedua belah pihak;
  2. kemampuan atau kecakapan melakukan perbuatan hukum;
  3. adanya pekerjaan yang diperjanjikan; dan
  4. pekerjaan yang diperjanjikan tidak bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, dan peraturan perundang undangan yang berlaku.
 
Jika pekerjaan yang Anda lakukan berbeda dengan yang diperjanjikan, maka perusahaan dapat dikategorikan melakukan wanprestasi. Anda pun dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan perusahaan melalui perundingan bipartit hingga gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial. Lalu, bagaimana kekuatan hukum surat pernyataan dalam hubungan kerja?
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : LBH Jakarta
MITRA : LBH Jakarta
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua