Selasa, 17 July 2012

Tanggung Jawab Pengelola Rumah Indekos Terhadap Barang-barang Penyewa

Tanggung Jawab Pengelola Rumah Indekos Terhadap Barang-barang Penyewa

Pertanyaan

Yth Hukum Online.com, Saya adalah salah seorang penyewa kos di daerah Jakarta Selatan. Saya menghuni kos yang saya tinggal sekarang sejak September 2011 hingga sekarang dan membayar uang kos dengan baik sampai saat ini. Yang ingin saya tanyakan adalah: 1. Apakah penyewa kos yang posisi rumah induk satu lokasi dengan bangunan kos yang tepat berada dalam satu area dan satu pintu masuk dengan rumah pemilik berhak mendapat perlindungan dengan properti yang dimiliki penyewa kos? 2. Jika ada kasus, kendaraan penyewa kos hilang pada saat penyewa kos memarkirkan kendaraan di halaman rumah kos yang halamannya bertepatan di depan rumah induk dan penyewa kos sudah melakukan pengamanan dengan mengunci dan merantai kendaraan motornya dan motor tersebut hilang dengan cara diangkat ke mobil pengangkut oleh pencuri. Apakah pemilik kos juga wajib bertanggung jawab untuk masalah ini dan juga ikut menanggung kerugiannya (penggantian kepada penyewa kos )? karena hal ini sudah terjadi 2 kali di rumah kos yang sama dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan. Mohon petunjuknya mengenai hal ini. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas bantuan informasinya.  

Ulasan Lengkap

Sebelum kami menjawab pertanyaan Anda, kami akan terlebih dahulu menjelaskan mengenai rumah kost (indekos). Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Keempat, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008, yang dimaksud sebagai indekos adalah tinggal di rumah orang lain dengan atau tanpa makan (dengan membayar setiap bulan), dan memondok. Berdasarkan pengertian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa rumah kost (rumah pemondokan) dapat dikategorikan sebagai rumah penginapan.

 

Sehubungan dengan permasalahan Anda, maka berdasarkan Pasal 1709 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUH Perdata”), pengelola rumah penginapan sebagai orang yang menerima titipan barang, bertanggung jawab atas barang-barang yang dibawa tamu yang menginap di tempat penginapan tersebut. Adapun penitipan barang sebagaimana dimaksud di dalam Pasal 1709 KUH Perdata tersebut dianggap sebagai penitipan karena terpaksa. Berdasarkan Pasal 1710 KUH Perdata, pengelola penginapan tersebut bertanggung jawab atas hilangnya atau rusaknya barang-barang tamu, yang dicuri atau dirusak, baik oleh pelayan atau buruh lain dalam rumah penginapan tersebut, maupun oleh orang luar.

 

Bunyi Pasal 1709 dan Pasal 1710 KUH Perdata adalah sebagai berikut:

 
Pasal 1709 KUH Perdata

Pengelola rumah penginapan dan losmen, sebagai orang yang menerima titipan barang, bertanggung jawab atas barang-barang yang dibawa tamu yang menginap di situ. Penitipan demikian dianggap sebagai penitipan karena terpaksa.

 
Pasal 1710 KUH Perdata

Mereka bertanggung jawab atas hilangnya atau rusaknya barang-barang tamu, yang dicuri atau dirusak, baik oleh pelayan dalam rumah penginapan itu atau buruh lain maupun oleh orang luar.

 

Selain itu, apabila memang terbukti melalui proses hukum bahwa motor tersebut hilang akibat dari lalainya pengelola rumah kost tersebut, misalnya tidak dikuncinya pagar, maka si pengelola rumah kost tersebut dapat dimintakan untuk mengganti rugi kehilangan motor tersebut berdasarkan Pasal 1365 jo. 1366 KUH Perdata.

 

Bunyi Pasal 1365 dan Pasal 1366 KUH Perdata adalah sebagai berikut:


Pasal 1365 KUH Perdata

Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.

 

Pasal 1366 KUH Perdata

Setiap orang bertanggung jawab, bukan hanya atas kerugian yang disebabkan perbuatan-perbuatan, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan kelalaian atau kesembronoannya.”

 

Demikianlah jawaban ini kami sampaikan. Atas perhatiannya dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

 

Dasar hukum:

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk WetboekStaatsblad 1847 No. 23).

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua