Berkarier di korporasi ternyata sudah menjadi target dari Direktur Legal and Compliance PT Midi Utama Indonesia Tbk Afid Hermeily sejak awal mahasiswa. Dirinya sudah menyelami dunia hukum bisnis sejak masih berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Makanya, sejak lulus dan menyandang gelar Sarjana Hukum, Afid langsung memulai kariernya sebagai In-House Counsel di sejumlah public company sampai pada akhirnya bergabung dengan PT Midi Utama Indonesia Tbk dan sempat melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM).
“Karena background-nya memang dulu pengen bergelut di dunia corporate lalu di awal berkarier itu di public company. Jadilah berlanjut terus In-House Counsel, meski dalam perkembangannya saya sempat ikut PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat), UPA (Ujian Profesi Advokat), dan di 2011 itu saya lulus di Peradi dan disumpah,” ujar Afid kepada Hukumonline ketika dijumpai di kantornya, Kamis (18/7/2024).
Selama 12 tahun melanglang buana di dunia In-House Counsel sektor industri retail, dia pernah menerima tawaran untuk bergabung pada salah satu firma hukum terkemuka tanah air yang sempat membuatnya bimbang.
“Itu terbesit, biar ada pengalaman baru. Terus saya laporan ke pimpinan di sini, akhirnya diberikan pertimbangan. Memang luar biasa pimpinan, betul-betul memberi cara pandang. Akhirnya saya batalkan join,” kenang dia.
Baca Juga:
- Aini Amnia Majda, In-House Counsel Berpengalaman di Sektor Multi Industri
- Lika-liku Karier Johanes A. Candra, dari Tim Personalia Menjadi Pucuk Tim Legal Perusahaan Ternama

Afid menceritakan pengalamannya menjalani profesi in house counsel. Foto: RES
Sebagai Direktur Legal and Compliance, terdapat 4 departemen yang dibawahinya. Pertama, legal yang mengerjakan pekerjaan menyangkut korporasi dan aset, komersial, hingga sengketa dan litigasi. Kedua, compliance yang menangani kepatuhan operasional, bisnis, dan regulasi. Ketiga, corporate communication dan public relation. Terakhir, keempat, loss prevention untuk memitigasi kerugian.
“Peran In-House Counsel itu tentu sangat krusial, apalagi di perusahaan publik ya. Harus comply dengan berbagai regulasi baik dari sisi korporasi, pasar modal, dan kepatuhan (hukum, red). Setiap aksi korporasi, kebijakan dan sebagainya itu harus merujuk pada aturan yang berlaku. In-House Counsel dalam hal ini punya peran penting memberi pertimbangan dan masukan agar memastikan perusahaan betul-betul comply menjalankan bisnis secara tepat sesuai target. Makanya, kami senang juga dapat penghargaan (Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024) kemarin,” ungkapnya.
















