Keenam, kebijakan anggaran, Pokja berkesimpulan hal ini menjadi salah satu sumber utama dari munculnya budaya koruptif. Fikri memberikan contoh anggaran untuk biaya penyidikan kejaksaan dan kepolisian saat ini sudah dipastikan tidak akan cukup. Akibatnya, muncul ekses negatif yang mendorong untuk mencari sumber pendanaan lain. Hal itu kemudian menjadi justifikasi dengan dalih anggaran yang ada tidak cukup.
Oleh karena itu anggaran harus diberikan secara realistis. Seperti KPK pada masa sebelumnya, dimana ada kompensasi yang bersifat lumsum, walaupun tidak ada tunjangan kinerja tapi yang diterima itu sudah cukup. Bisa dilihat dari para penyidik KPK yang berasal dari kejaksaan dan kepolisian bisa bekerja dengan baik.
Upaya pembaharuan bersama
Pada kesempatan yang sama mantan Ketua Mahkamah Agung (MA), Prof Bagir Manan mengatakan masalah yang dihadapi bidang hukum di Indonesia sangat besar dan membenahinya tak seperti membalikkan telapak tangan. Tapi sangat penting memiliki semangat untuk melakukan perbaikan karena sebagai salah satu bentuk integritas dan etika untuk menyelesaikan persoalan yang ada.
Pada saat memulai reformasi peradilan di MA, Prof Bagir menyebut para hakim agung kala itu memiliki hasrat untuk melakukan perbaikan. Tapi pembenahan di lingkungan peradilan itu tak bisa dilakukan sendirian oleh MA. Perlu dukungan banyak pihak untuk mendorong proses pembaharuan di MA. Bahkan ketika itu MA berani mengambil terobosan untuk melibatkan organisasi masyarakat sipil guna membantu proses pembaharuan tersebut.
“Mereka mau membantu membenahi peradilan dan tidak pernah minta uang (bayaran,-red),” ujarnya.
Lembaga hukum non pemerintahan menurut mantan Ketua Dewan Pers itu juga banyak yang membantu MA membenahi peradilan seperti organisasi advokat dan lembaga dari luar negeri. Berbagai bentuk bantuan yang diberikan seperti pelatihan, dan beragam fasilitas. Tak kalah penting pemerintah juga memberi dukungan antara lain Kementerian Keuangan sangat mendukung peningkatan anggaran MA, begitu juga Komisi III DPR.
“Maka kalau mau perubahan jangan berpikir kita bisa kerjakan semuanya sendiri,” pungkasnya.
















