Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI terpilih, Ahmad Fikri Assegaf menegaskan langkah awal kepengurusannya akan difokuskan pada pembentukan struktur organisasi serta realisasi program berbasis aspirasi anggota.
Fikri menjelaskan, dalam jangka pendek, prioritas utama adalah segera membentuk jajaran pengurus yang mampu menjalankan harapan para anggota. Program kerja yang akan dijalankan merupakan hasil serapan aspirasi dari lebih dari 1.000 advokat yang ditemui selama masa kampanye.
“Yang pasti kita segera bentuk pengurus dulu. Kita akan bentuk tim yang mau dan mampu menjalankan harapan dari anggota. Jadi, program kita itu sebenarnya selama kampanye ya, katakanlah kita bertemu dengan lebih dari 1.000 anggota, kita berdiskusi dan kita kumpulin,” ujar Fikri saat diwawancarai usai Musyawarah Nasional IV PERADI di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga:
- Terpilih Menjadi Ketua Umum PERADI, Ahmad Fikri Assegaf: Saatnya Jadi Mercusuar Organisasi Advokat
- Dimeriahkan Pertunjukan Kesenian Betawi, Munas IV PERADI Resmi Dibuka
Selain pembentukan pengurus, dia menekankan pentingnya melanjutkan inisiatif pembentukan Dewan Kehormatan Pusat Bersama (DKPB). Gagasan tersebut bukan hal baru, melainkan sudah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya dan telah mendapat keselarasan pandangan dari sejumlah organisasi advokat lainnya.
“Itu karena bukan sesuatu yang baru, sesuatu yang sudah dirintis oleh pengurus sebelumnya yang banyak OA (organisasi advokat) yang lain juga sudah on-line sebenarnya. Waktu itu bahkan sudah siap dieksekusi awal tahun ini gitu ya. Nah, itu kita mau hidupkan lagi diskusinya,” jelasnya.
Di sisi lain, advokat senior ini juga menyoroti penguatan fasilitas bagi advokat, salah satunya melalui program Rumah Bersama Advokat yang telah berjalan. Fasilitas tersebut terbuka untuk seluruh advokat. “Silakan teman-teman advokat di Jakarta Pusat manfaatkan itu, itu untuk semua advokat. Kemudian kita lagi scouting juga untuk tempat-tempat lain, ya,” katanya.
















