Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera mengadakan acara Penerimaan Mahasiswa baru Tahun Ajaran 2025/2026 dan Wisuda Sarjana Tahun Akademik 2024-2025, di STHI Jentera, Jakarta, Selasa (9/9).
Dalam sambutannya, Ketua STHI Jentera Aria Suyudi menyampaikan selama 14 tahun, STHI Jentera berdedikasi untuk terus 'merawat nalar hukum' sebagai komitmen untuk mengajarkan ilmu hukum tidak sebagai rangkaian kata tanpa makna, melainkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif. Nalar hukum adalah landasan yang membedakan sarjana hukum sejati dari sekadar juru bicara hukum.
Berdiri sejak 2011 dan mulai menerima mahasiswa angkatan pertama pada 2015, STHI Jentera sudah mendidik tidak kurang dari 229 mahasiswa dan mengkontribusikan 99 orang sarjana hukum ke masyarakat hingga hari ini. Selain itu, tidak kurang dari 2.262 orang anggota telah bergabung menjadi bagian komunitas STHI Jentera melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas yang diadakan STHI Jentera.
Baca Juga:
- Kampusnya Penggerak Pembaruan Hukum, Begini Kurikulum STHI Jentera
- Wisudawan IPK Tertinggi STHI Jentera Direkrut Firma Hukum Terbesar Indonesia
Aria juga menyampaikan salah satu prestasi STHI Jentera adalah hampir seluruh lulusannya mempunyai pekerjaan tetap. Dengan bekal ilmu hukum yang dimiliki, para lulusan STHI Jentera mengabdi di berbagai bidang mulai dari organisasi masyarakat sipil, kantor pemerintahan hingga sektor privat lainnya.
"Meskipun saya juga bersyukur bahwa dalam studi terakhir yang dilakukan Jentera, kami mencatat bahwa 95% dari lulusan Jentera berstatus memiliki pekerjaan tetap di berbagai sektor hukum. Suatu awal yang baik bagi kontribusi yang lebih besar di masa yang akan datang," ujar Aria dalam sambutannya, Selasa (9/9).
Aria mengatakan dalam setahun terakhir ini, banyak perubahan tata perdagangan global dan konflik regional yang tidak kunjung reda, sehingga sedikit banyak mempengaruhi ekonomi lokal.
















