Buyung Disebut Bela OCK, Ini Penjelasan Kantor ABNP
Berita

Buyung Disebut Bela OCK, Ini Penjelasan Kantor ABNP

Belum ada pihak keluarga yang menghubungi Adnan Buyung. Niat Buyung membantu untuk menjaga marwah advokat.

RIA
Bacaan 2 Menit
Adnan Buyung Nasution. Foto: RES
Adnan Buyung Nasution. Foto: RES

Salah seorang partner Kantor Hukum Adnan Buyung Nasution & Partners, M Sadly Hasibuan mengatakan sepanjang sepengetahuannya advokat senior Adnan Buyung Nasution belum secara resmi menjadi kuasa hukum OC Kaligis yang sedang tersandung kasus suap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Sadly mengakui bahwa saat penangkapan OC Kaligis, Buyung langsung menaruh perhatian pada kasus yang menimpa OC Kaligis tersebut. Buyung yang memperoleh gelar “Bapak Advokat Indonesia” dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) memang dikenal memiliki kepedulian terhadap profesi yang ia lakoni. Ini alasan Buyung, lanjut Sadly, sehingga berkeinginan untuk membantu OC Kaligis. 

“Bang Buyung punya concern besar terhadap profesi advokat, sehingga pada saat itu (penangkapan OC Kaligis,-red) Bang Buyung menyampaikan kepada saya bahwasanya beliau mempunyai keinginan untuk membantu,” tutur Sadly melalui sambungan telepon, Senin (27/7).

Sadly menjelaskan keinginan itu datang dari Buyung untuk melindungi citra advokat. “Kalau memang ada kesalahan, ya itu porsi kesalahannya Pak OC. Tetapi jangan sampai nanti kemudian marwahnya advokat ini jadi terbawa-bawa menjadi lebih buruk,” lanjutnya.
Namun niat memberikan bantuan tersebut masih belum terealisasi hingga saat ini. Setidaknya berdasarkan pengetahuan Sadly. Pasalnya, Buyung mensyaratkan harus ada keluarga OC Kaligis yang datang langsung meminta bantuan tersebut kepada dirinya.

“Kan namanya orang mau minta bantu kan (harusnya) dia datang kan, bilang ‘Bang, bantu dong saya.’ Nah itu belum ada konkretnya ke Bang Buyung,” ungkap Sadly berdasarkan informasi yang terakhir ia dapat.

Sebelumnya, ujar Sadly, ia sudah menyampaikan langsung niat Buyung kepada tim kuasa hukum OC Kaligis. Tetapi kabar terakhir yang didapatinya keluarga OC Kaligis masih belum ada yang datang ‘melamar’ Buyung.

Memahami kondisi yang mungkin sedang terjadi, Sadly mengatakan mungkin saat ini keluarga masih sibuk mengurus yang lainnya. “Itu ya mungkin karena lagi sibuk. Kemarin Pak OCK nya juga kalau ngga salah sakit. Dan lebaran kan. Mungkin itu yang membuat pihak OCK belum ada yang ke Bang Buyung,” ungkapnya.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, kuasa hukum OC Kaligis, Alamsyah Hanafiah sempat menunjukan daftar advokat yang akan mendampingi proses perkara OCK. Di daftar itu, ada nama Adnan Buyung Nasution.

Selentingan kabar yang beredar, nama Buyung dicatut oleh tim untuk masuk ke dalam daftar tersebut. Namun, Sadly menangkis kabar burung tersebut. “Oh ngga ngga, kalau setahu saya ngga. Ngga tahu ya kalau Bang Buyung udah buat pernyataan itu atau ngga,” sebutnya.

Ia menambahkan, “yang jelas kronologisnya seperti itu; Pak OC tertangkap, Bang Buyung punya concern terhadap marwahnya advokat dan sama OC nya sendiri juga sebagai juniornya. Jadi memang ada niatan Bang Buyung mau membantu.”

Untuk kantor ABNP sendiri Sadly masih belum bisa memastikan akan turut membentuk tim yang akan membantu  OCK umpama Buyung jadi bergabung di dalamnya atau tidak.

“Saya belum tahu. Saya ngga bisa berandai-andai karena ada di Bang Buyung kan keputusannya. Dan Bang Buyung punya syarat-syarat tersendiri. Saya takut kondisi sekarang dan kondisi pada saat menyampaikan itu berbeda atau gimana kan saya ngga tau,” pungkasnya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info