Dukungan untuk Imran-Rafles Calon 'Nahkoda' AKPI 2022-2025
Dukungan untuk Imran-Rafles Calon 'Nahkoda' AKPI 2022-2025
Terbaru

Dukungan untuk Imran-Rafles Calon 'Nahkoda' AKPI 2022-2025

Jika nanti pasangan Imran dan Rafles ini diberikan amanah, berharap agar semua program kerja yang dicanangkan dapat dieksekusi untuk kepentingan AKPI dan anggota.

Oleh:
Aida Mardatillah
Bacaan 3 Menit
Imran Nating dan Nien Rafles Siregar saat deklarasi Calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI Tahun 2022-2025 di Plataran Dharmawangsa Jakarta, Senin (6/6/2022) malam. Foto: RES
Imran Nating dan Nien Rafles Siregar saat deklarasi Calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI Tahun 2022-2025 di Plataran Dharmawangsa Jakarta, Senin (6/6/2022) malam. Foto: RES

Pasangan Imran Nating dan Nien Rafles Siregar secara resmi mendeklarasikan untuk maju menjadi Calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI Tahun 2022-2025 di Plataran Dharmawangsa yang dihadiri berbagai angkatan AKPI. Visi Imran dan Rafles diantaranya, memiliki visi AKPI yang modern, dinamis dan professional untuk menjadikan AKPI yang terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek penanganan kepailitan dan PKPU, dengan berorientasi pada profesionalisme dan integritas.

Sedangkan, keduanya memiliku misi yakni menciptakan AKPI sebagai organisasi yang terbuka, aksesible, dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan stakeholders, mengembangkan pengetahuan dan kapasitas keilmuan, serta update isu kepailitan dan PKPU bagi anggota melalui pendidikan berkelanjutan dan diskusi berkala; meningkatkan profesionalisme dan integritas anggota melalui penguatan dan kepatuhan pada pelaksanaan Standar Profesi dan Kode Etik Profesi. Dan, memilihara hubungan kemitraan dengan pemerintah dan penegak hukum demi melindungi dan membantu anggota dalam pelaksanaan tugasnya.

Calon Ketua Umum AKPI, Imran Nating yang sebelumnya pernah menjadi sekjen dua periode, mengetahui persis apa yang dibutuhkan AKPI dan anggota dalam menjalankan profesinya. Dia melihat ada beberapa kekurangan saat ini tentu akan diperbaiki lagi ke depan. “Sesuai dengan tagline, kami dinamis dan profesional pastinya seluruh anggota harus mengetahui seluruh kegiatan AKPI, sehingga aksesibilitas anggota kepada organisasi harus mudah mereka dapatkan saat ini,” kata Imran kepada Hukumonline di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Senin (6/6/2022) malam.

Baca Juga:

Ia mengatakan hubungan AKPI dan pemerintahan masih kurang intensif. “Jika dulu AKPI dilibatkan dalam perumusan perancangan UU. Nanti jangan sampai peraturan/UU baru muncul tanpa keterlibatan AKPI. Ke depannya organisasi harus dapat terlibat terhadap peraturan-peraturan yang mengatur profesi curator,” kata Imran.

Imran menekankan profesionalisme dan integritas yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Jika tidak, kreditur dan debitur akan dirugikan. “Organisasi harus mendorong peningkatan kapasitas masing-masing. Penegakan kode etik, menjalankan standar profesi dengan baik itu harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.”  

Dirinya mengungkapkan alasannya menggandeng Rafles sebagai Sekjen. Sekjen adalah tulang punggung organisasi, sehingga butuh orang yang mempunyai chemistry dengan ketua umum. Kedua, Rafles adalah orang yang profesional, lawyer muda yang mempunyai reputasi yang luar biasa. “Ia pernah menjadi wasekjen saya, sehingga jika ada hal-hal urgent 1 x 24 jam saya bisa menghubungi,” kata dia.

Calon Sekretaris Jenderal AKPI, Nien Rafles Siregar mengatakan ada beberapa teman dan senior yang mendukung dan mendorong agar AKPI lebih baik dan bermanfaat bagi anggota. “Antusiasme ini saya tangkap dan dipertimbangkan, maka saat ini kita berkomitmen untuk maju menjadi calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal AKPI, semoga bila dipercaya kami berkomitmen membesarkan AKPI,” kata Nien Rafles.  

“Kita dengan senang hati menyambut semua dukungan dari anggota lintas pertemanan, suku dan agama. Kita berusaha membuat AKPI lebih banyak anggota lagi. Mencoba merangkul sebanyak mungkin anggota yang harapannya kita dapat banyak dukungan,” kata dia.

Mantan Ketua Umum AKPI, James Purba menilai Imran Nating memang sudah senior sebagai kurator dan sudah pernah dua kali menjadi sekjen AKPI. “Ketika menjadi sekjen saya semua tugas-tugas organisasi dilaksanakan dengan baik dan sekarang ia bersama Rafles mencalonkan saya pikir ini salah satu pasangan terbaik untuk AKPI, karena memang sudah teruji sebenarnya kapasitasnya dalam organisasi. Imran juga memang sudah aktif di organisasi, termasuk Peradi Jaksel, sejak kuliah bahkan sudah aktif di organisasi,” kata James.

“Jika nanti pasangan Imran dan Rafles ini diberikan amanah, saya berharap agar semua program kerja yang dicanangkan dapat dieksekusi untuk kepentingan AKPI dan anggota, khususnya unyuk dunia kepailitan,” kata dia.

Sekretaris Jenderal Peradi SAI yang juga anggota AKPI, Patra M Zen mengatakan siapapun yang terpilih yang menjadi ketua umum AKPI mempunyai mandat dan tanggung jawab untuk membesarkan AKPI dan membuat AKPI lebih baik lagi. Dia melihat pasangan ini adalah kader-kader terbaik. Dirinya berharap pemilihan nanti dapat berlangsung secara demokratis dan lancar. “Saya berharap pasangan Imran dan Rafles akan membawa AKPI lebih besar dan jaya,” kata dia.

Mantan Ketua Umum AAI yang juga anggota AKPI angkatan empat, Muhammad Ismak mendukung pasangan Imran dan Rafles. “Untuk menentukan AKPI seperti apa, saya percaya Imran, karena Imran telah berpengalaman untuk mengurus organisasi. Pengalaman Imran untuk organisasi tak perlu diragukan, dan sekarang minta dukungannya untuk Imran agar tidak kepleset lagi. Posisi saya mendukung untuk Imran,” kata.

Tags:

Berita Terkait