
Anggota Dewan Juri IHCA 2024 Aria Suyudi saat menjelaskan metode yang digunakan dalam penentuan pemenang. Foto: RES
Anggota Dewan Juri IHCA 2024 Aria Suyudi yang juga mewakili juri lain seperti Advokat Senior Prof Todung Mulya Lubis dan Dekan FH UGM Dahliana Hasan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hukumonline, ICCA serta semua pihak terkait atas pelaksanaan acara IHCA 2024 ini. Dia menyampaikan profesionalisme, serta membuka pintu berjaringan yang lebih luas.
”Saya yakin anggota dewan juri lainnya merasa sangat terhormat dan bangga bisa terlibat dalam acara yang prestisius dan penting ini,” ungkap Staf Khusus Ketua MA RI/Anggota Tim Pembaruan Peradilan MA ini.
Metode kualitatif dan kuantitatif
Dia menjelaskan penilaian terhadap peserta dan kandidat penerima penghargaan pada IHCA 2024 ini dilakukan melalui metode kuantitatif dan kualitatif. Dewan juri dalam hal ini melakukan penilaian pada aspek kualitatif untuk kategori Indonesian In-House Counsel Leader of the Year 2024 dan kategori Indonesian In-House Counsel Team of the Year 2024.
Dewan juri secara individual, terlebih dulu memberikan penilaian yang kemudian dibahas dalam rapat pleno untuk menentukan hasil yang paling sesuai dengan kerangka penilaian yang disediakan panitia. Menurutnya, proses diskusi berlangsung panjang dan sangat alot.
“Kandidat yang diajukan telah terseleksi sangat ketat dan semua memiliki keunggulan serta daya saing yang semuanya merupakan praktisi in-house counsel unggulan Indonesia," ujarnya.

MC saat memandu jalannya acara In-House Counsel Awards 2024 di Hotel Westin Nusa Dua, Bali, Jum’at (18/10/2024) malam. Foto: RES
















