Sebanyak 10 calon hakim konstitusi dari unsur Mahkamah Agung (MA) lolos tahap seleksi administrasi. Wakil Ketua MA Bidang Yudisial sekaligus Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dari Unsur MA, Suharto, mengatakan jadwal pelaksanaan uji kelayakan (fit and proper test) akan diumumkan berikutnya melalui laman mahkamahagung.go.id dan WahtsApp ke nomor handphone masing-masing peserta seleksi.
Calon hakim MK yang lolos tahap akhir nantinya bakal mengganti posisi hakim konstitusi Anwar Usman yang masuk pensiun tahun ini. Seleksi administrasi telah digelar MA 31 Januari-1 Februari 2026.
“Bahwa nama-nama yang tercantum dalam lampiran surat ini dinyatakan lulus seleksi adminstrasi dan berhak mengikuti tahap seleksi berikutnya,” begitu bunyi pengumuman hasil seleksi administrasi seleksi terbuka calon hakim konstitusi dari unsur MA 2026 yang diteken Sunarto, Senin (2/2/3036) lalu.
Baca juga:
- MA Diminta Serius Cari Pengganti Anwar Usman, Salah Pilih Calon Reputasi Bisa Anjlok
- Menutup Pengabdian, Meninggalkan Warisan: Prof Arief Hidayat Pamit dari MK
- Pesan Purnabakti, Prof Arief Hidayat Ingatkan soal Batas Jabatan dan Etika Berhukum
Proses seleksi itu disorot kalangan masyarakat sipil. Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menegaskan calon yang dipilih MA harus sosok yang independen, bebas dari intervensi internal maupun eksternal, dan dapat diandalkan menjadi panutan bagi hakim-hakim lainnya. Kompetensi dan integritas calon sebagai pertimbangan utama kelulusan.
Kompetensi ini harus menggambarkan rekam jejak kemampuan calon dalam memberikan argumentasi hukum yang bernas dalam putusan pengadilan. Integritas harus menggambarkan rekam jejak etik calon yang tidak gentar terhadap berbagai intervensi, baik internal maupun eksternal. Perspektif HAM harus dipertimbangkan sebagai kepantasan kelulusan.
“Hal ini karena tugas dan fungsi MK banyak bersinggungan dengan pengujian UU terhadap hak-hak dasar warga negara dalam konstitusi yang erat kaitannya dengan HAM,” kata Isnur dikonfirmasi, Selasa (1/02/2026).
















