Kutipan Penting Prof. Erman Rajagukguk yang Selalu Diingat Kolega
Terbaru

Kutipan Penting Prof. Erman Rajagukguk yang Selalu Diingat Kolega

“Hukum itu tidak selalu tegak. Sekali tegak, sekali runtuh. Karena, ia tergantung pada tingkah laku manusia. Tugas kita adalah: tegakkan ketika runtuh, berdirikan ketika rubuh.”

Fitri Novia Heriani
Bacaan 4 Menit
Guru Besar FHUI Prof. Harkristuti Harkrisnowo. Foto: HOL
Guru Besar FHUI Prof. Harkristuti Harkrisnowo. Foto: HOL

Kepergian Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Prof. Erman Rajagukguk pada akhir Agustus lalu meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi para koleganya. Pun demikian, selaku pribadi yang kerap bekerja sama dalam mengembangkan pemikiran ilmu hukum, Guru Besar FHUI Prof. Harkristuti Harkrisnowo punya banyak kenangan bersama Prof. Erman semasa hidupnya.

Salah satu hal yang paling diingat oleh Prof. Tuti adalah tiga kutipan penting yang pernah diucapkan Prof. Erman. Pertama, “Kerupuk kau.. jangan lihat matahari sebelum disertasi-mu selesai!.” Kutipan ini menjadi fenomenal di kalangan mahasiswa FH USU dan ditujukan bagi mahasiswa yang bermalas-malasan.

“Kutipan ini buat mahasiswa, terutama buat mahasiswa yang malas-malasan. Dan jangan tanya berapa banyak mahasiswa yang malas,” kenang Prof. Tuti dalam Tribute to Prof. Erman: Mengenang Prof. Erman Rajagukguk, Sang Pendidik Sejati, yang diselenggarakan oleh Hukumonline dan STH Indonesia Jentera, Selasa (4/10).

Baca Juga:

Kutipan kedua dari Prof. Erman ditujukan kepada akademisi. “Hukum itu tidak selalu tegak. Sekali tegak, sekali runtuh. Karena, ia tergantung pada tingkah laku manusia. Tugas kita adalah: tegakkan ketika runtuh, berdirikan ketika rubuh.”

“Saya yakin ini bukan tugas sederhana dan bukan dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, dan perlu roadmap dan analisis yang tajam,” ujar Prof. Tuti.

Ketiga adalah kutipan Prof. Erman yang ditujukan kepada aparat penegak hukum. Beliau mengatakan bahwa “Penegak hukum tolonglah dalami Surah An-Nissa ayat 155 dan Surah Al-Baqarah ayat 188, yang intinya jadilah kamu penegak keadilan dan mulailah dari adil pada dirimu sendiri. Jangan mengambil milik orang lain.”

“Karena beliau jadi dekan di FH Universitas Al-Azhar Indonesia sehingga dekat dengan pemikiran yang ada di dalam Al-Quran untuk aparat penegak hukum.  Dan beliau banyak membuat kutipan yang harus kita pelajari dengan hati-hati,” jelas Prof. Tuti.

Di samping itu, Prof. Tuti juga mengingat Prof. Erman sebagai sosok yang baik hati. Meski memiliki suara yang keras, namun beliau memiliki hati yang lembut. Kerap membantu siapapun dan dimanapun, sehingga beliau layak dijadikan teladan oleh para junior.

Hal lain dari Prof. Erman adalah beliau sangat menyukai buku. Kecintaan beliau terhadap buku terlihat dari banyaknya karya tulis yang diterbitkan dengan berbagai konsentrasi ilmu hukum, beberapa di antaranya terkait hukum dan masyarakat, agraria, investasi dan pasar modal, yustisia, TPPU dan arbitrasi. Bahkan dalam satu momen Prof. Tuti mengingat Prof. Erman sebagai sosok yang artistik dimana beliau mencari patung Dewi Keadilan untuk disumbangkan ke perpustakaan FHUI di Salemba

“Beliau juga bicara yustisia, negara dan masyarakat, bicara investasi dan pasar modal, TPPU, ketika belum banyak dibicarakan orang tapi beliau sudah mulai menulis. Sebanyak ini karya beliau, saya tidak mampu bikin, dan ini sebagian kecil karya Prof. Erman yang kita nikmati sampai sekarang,” papar Prof. Tuti.

Tak hanya itu, Prof. Tuti juga menyebut Prof. Erman sebagai pribadi yang gemar menebar ilmu. Ketika memberikan bimbingan kepada mahasiswa, Prof. Erman selalu mengingatkan betapa pentingnya ilmu pengetahuan. Bahkan beliau kerap membuka akses bagi mahasiswa untuk bisa menempuh jenjang pendidikan S3, dimana hal tersebut tak bisa dinikmati oleh semua orang.

Salah satu kutipan beliau adalah “yang penting adalah amal kebajikan. Jadi jabatan, kekuasaan, untuk seumur saya ini tidak penting lagi. Yang penting adalah amal kebajikan dengan menyebarkan ilmu, dengan membimbing disertasi.”

“Beliau tahu bahwa tidak semua orang bisa akses jenjang pendidikan S3, tapi tetap diusahakan oleh beliau. Beliau mengatakan bahwa makna kita jadi dosen adalah bagaimana mendidik mereka menjadi doctor. Untuk itulah Bang Erman saya ucapkan terima kasih untuk semua kontribusimu di UI dan untuk NKRI. Selamat jalan Bang Erman.” tutur Prof. Tuti.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FHUI, Parulian Paidi Aritonang, menyampaikan bahwa Prof. Erman adalah sosok yang mengabdikan dirinya untuk perguruan tinggi dan bersemangat menciptakan generasi-generasi baru guna meneruskan pemikiran-pemikirannya. Atas dedikasi dan kontribusi itu pula, FHUI wajib meneruskan apa yang telah ditelurkan dan diinisiasi oleh Prof. Erman.

Graphical user interface

Description automatically generated

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FHUI, Parulian Paidi Aritonang.

“FHUI sangat berterima kasih kepada sosok beliau yang memiliki karakteristik seperti ini, dan patut dijadikan tokoh profesor yang menginspirasi bagi kita semua yang bisa kita jadikan contoh. Dan apa yang telah beliau perbuat itu menjadi satu fondasi pengembangan ilmu hukum di Indonesia,” tutur Parulian.

Sementara itu, Ketua Umum ILUNI FHUI Rapin Mudiardjo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu guru terbaik di FHUI. Rapin mengingat pesan Prof. Erman untuk menjaga marwah seorang advokat dan menjalankan sumpah dengan sebaik-baiknya. 

“Pertama kali saya mengenal beliau ketika saya duduk di fakultas hukum UI dan mendengar dari teman-teman ada seorang profesor yang unik. Dengan disiplin dan integritas beliau mengatakan kepada kami untuk menjaga marwah seorang advokat. Kadang hukum itu tegak kadang hukum itu runtuh disaat runtuh kitalah yang bertanggung jawab untuk menegakkannya kembali. Itulah pesan beliau kepada kami menjalankan sumpah dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

 

 

 

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info