Berita

LSM Khawatir dengan Sepak Terjang KMP di Parlemen

Dikhawatirkan akan berlanjut ke pemilihan calon pimpinan KPK.

Oleh:
M-22
Bacaan 2 Menit

Dosen Fakultas Hukum Unversitas Trisakti Asep Iwan Irawan menilai bahwa KMP telah mengintervensi penegakan hukum dengan politik yang tidak pro demokrasi. “Secara ‘Personal’ kita kalah, dan secara ‘Institusional’ kita juga kalah,” ujarnya.

Asep khawatir hal tersebut kembali terulang dalam seleksi calon pimpinan KPK. “Jangan sampai masuk orang yang bisa dikendalikan,” ujarnya.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan KMP telah mengubah banyak hal atas apa yang telah disusun selama masa reformasi ini. KMP juga dianggap akan mengembalikan orde baru (yang anti-demokrasi) secara fundamental dalam struktur ketatanegaraan Indonesia.

Ketua Harian Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI FHUI) Dio Ashar mengajak seluruh masyarakat agar turut serta secara aktif mengawal pemerintah dengan cara melakukan petisi secara online ke alamat www.aspirasikita.org untuk aktif dalam seleksi calon pimpinan KPK. “Nanti hasil online dari petisi itu kita jadikan bukti ke pansel (panitia seleksi,-red) dan juga sebagai bahan pertanyaan buat pansel,” ujarnya.

Tags:

Berita Terkait