Mengenal Investasi Pasar Modal Syariah
Edsus Lebaran 2023

Mengenal Investasi Pasar Modal Syariah

Meski negara mayoritas muslim, kapitalisasi industri pasar modal syariah Indonesia masih di bawah konvensional. Tapi pasar modal syariah memiliki keunggulan berupa rasa aman bagi investor.

Oleh:
Mochamad Januar Rizki
Bacaan 5 Menit

Reksa Dana Syariah memiliki kriteria yang berbeda dengan reksa dana konvensional pada umumnya. Perbedaan ini terletak pada pemilihan instrumen investasi dan mekanisme investasi yang tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Perbedaan lainnya, keseluruhan proses manajemen portofolio, screeninng (penyaringan), dan cleansing (pembersihan).

Pengembangan pasar modal syariah

Meski negara mayoritas muslim, kapitalisasi industri pasar modal syariah Indonesia masih di bawah konvensional. Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Prof Mas Rahmah berpendapat,  pasar modal syariah memiliki keunggulan berupa rasa aman bagi investor. Dia mencontohkan pada produk sukuk mewajibkan ketentuan underlying asset yang diterbitkan debitor.

“Ini untuk beri keamanan. Contohnya, kalau sukuk yang diterbitkan pemerintah jaminan proyeknya seperti jalan tol. Nanti, investor dapat manfaat dari pengelolaan jalan tol itu tadi. Nanti, pengelolaan jalan tol itu yang diterima investor selain nanti saat jatuh tempo (investor, red) dapat pengembalian,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada Hukumonline, Senin (17/4/2023) lalu.

Rahmah berpendapat, potensi pasar modal syariah seperti sukuk memiliki potensi yang tinggi di global. Dia menyampaikan investor global berminat terhadap produk pasar modal syariah karena memiliki persyaratan yang lebih ketat sebelum ditawarkan kepada investor. “Di Eropa, pasar sukuk terbesar di London. Karena, investor Timur Tengah itu cari pasar global terbagus di sana karena lebih terjamin dan terprediksi sesuai syariah,” ujarnya.

Dia menilai perlu komitmen dari para pihak untuk mengembangkan pasar modal syariah.  Pengembangan sistem dan infrastruktur serta optimalisasi sosialisasi harus dilakukan agar kinerja pasar modal syariah semakin meningkat. Menurutnya, secara makro, pasar modal syariah jauh lebih aman dibanding konvensional.

“Saya lihat sistem dan infrastruktur untuk dukung pengembangan pasar modal syariah masih belum maksimal. Kalau lihat prospek semuanya mendukung dari regulasi, sistem, infrastruktur dan budaya investasi akan lebih aman (pasar modal syariah),” pungkas Rahmah.

Tags:

Berita Terkait