Berita

Mengintip Susunan Lengkap Pengurus DPN Peradi 2020-2025

Dari ratusan nama pengurus itu ada nama politikus, akademisi, hingga mantan Jenderal Polri masuk dalam struktur DPN Peradi periode 2020-2025.

Oleh:
Agus Sahbani
Bacaan 3 Menit
Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan saat pelantikan para pengurus DPN Peradi periode 2020-2025 di Gedung Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (8/2). Foto: RES
Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan saat pelantikan para pengurus DPN Peradi periode 2020-2025 di Gedung Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (8/2). Foto: RES

Belum lama ini, Ketua Umum DPN Peradi, Prof Otto Hasibuan melantik para pengurus DPN Peradi periode 2020-2025 secara lengkap. Prosesi pelantikan pengurus DPN Peradi terpilih berlangsung di Gedung Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (8/2/2021) kemarin. Total pengurus DPN Peradi yang dilantik jumlahnya sekitar 310-an orang. 

Mereka diantaranya mengemban jabatan Ketua Harian, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Wakil Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, Wakil Bendahara Umum, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Kehormatan Pusat, Komisi Pengawas. Selain itu, ada beberapa Ketua Bidang, Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPN Peradi, termasuk Koordinator Wilayah.   

Awalnya, Otto merasa jumlah itu terlalu banyak, tapi belakangan malah dirasa kurang karena organisasi Peradi cukup besar karena memiliki 135 cabang di seluruh Indonesia. “Tugas utama kami untuk membenahi dan mengembalikan marwah dan kehormatan profesi advokat,” kata  di sela kegiatan Pelantikan Pengurus DPN Peradi Periode 2020-2025 di Gedung Balai Samudra Jakarta, Senin (8/2/2021) kemarin. (Baca Juga: Otto Hasibuan Bicara Single Bar Saat Pelantikan Pengurus DPN Peradi)

Otto mengatakan DPN Peradi sebagai wadah besar organisasi profesi advokat harus tetap melayani kebutuhan-kebutuhan anggotanya dan melaksanakan berbagai program kerja secara berkelanjutan. Urgensi inilah yang kemudian melatarbelakangi diselenggarakannya acara pelantikan para pengurus DPN Peradi 2020-2025 ini.

Tentunya, kata Otto, acara pelantikan ini menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan jarak seaman mungkin. Saat kedatangan, seluruh tamu dan peserta diwajibkan mengikuti Rapid Test Antigen dan hanya diperkenankan masuk acara apabila hasil tes negatif. Peserta dan tamu juga diberikan masker berstandar SNI dan produk hand sanitizer yang wajib dikenakan.

“Selain mengharuskan penggunaan masker dan menjaga jarak sepanjang acara, penyelenggara juga meniadakan sesi makan siang bersama demi meminimalkan penyebaran virus,” katanya.

Dari ratusan nama pengurus itu ada nama politikus, akademisi, hingga mantan Jenderal Polri masuk dalam struktur DPN Peradi periode 2020-2025. Diantaranya Prof Gayus Lumbuun, mantan anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan dan mantan Hakim Agung itu, menempati posisi di Dewan Pembina DPN Peradi.

Halaman Selanjutnya:

Berita Terkait

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua