Terbaru

Pelajaran Berharga PERADI FC dari Ghent Lawyers Belgia

Bertekad rebut kemenangan di sisa pertandingan melawan Casablanca Advocats A dari Maroko dan Mexico Torreon-Laguna dari Mexico.

Oleh:
Aji Prasetyo
Bacaan 2 Menit
Tim Peradi FC ketika memasuki lapangan pertandingan. Foto: ABE
Tim Peradi FC ketika memasuki lapangan pertandingan. Foto: ABE

Bertandang di negeri orang memang tidak mudah, apalagi untuk bertanding mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Hal itu tidak hanya terjadi pada Timnas U-23 yang dikalahkan Timnas Vietnam tiga gol tanpa balas, belum lama ini, tetapi juga terjadi pada PERADI FC yang bertanding di Turnamen Mundiadvocat 2022 di Maroko.

Tim Sepak Bola Perwakilan Indonesia di ajang Mundiadvocat 2022 tersebut harus menerima kekalahan lima gol tanpa balas di pertandingan pembuka pada Minggu (8/5/2022). Ini adalah pelajaran yang cukup berharga dari Belgia. Kekalahan ini akan menjadi modal pada pertandingan berikutnya, apalagi beberapa pemain PERADI FC juga baru pertama kali mengikuti turnamen ini. 

Meski begitu, PERADI FC tidak menyerah dan akan berusaha memberikan yang terbaik pada dua pertandingan yang tersisa yaitu melawan Casablanca Advocats A dari Maroko dan Mexico Torreon-Laguna dari Mexico. Tentunya, peluang untuk bisa lolos masih sangat terbuka di pertandingan berikutnya.

“Ini adalah pelajaran berharga bagi kami, karena ada beberapa pemain yang memang baru pertama kali ikut Mundiadvocat. Peluang lolos juga masih ada dengan catatan kita harus memenangkan seluruh pertandingan berikutnya,” ujar Marco Chandra Silaen, Kapten Tim PERADI FC.

Baca juga:

Sementara itu, Pelatih Tim PERADI FC Mario Silitonga menganggap kekalahan ini dikarenakan para pemain sempat gugup di awal pertandingan, sehingga langsung tertinggal tiga gol. Barulah kemudian setelah water break, para pemain bisa mengikuti instruksi pelatih dan juga mengimbangi permainan dari Belgia.

“Mereka grogi di awal karena melihat para pemain dengan postur yang bagus, dan berasal dari Belgia juga, negara besar dalam sepak bola peringkat dua Dunia versi FIFA. Saya sempat instruksikan agar mereka jangan grogi, dan bisa menunjukkan kalau kita, PERADI FC juga bisa berbuat banyak di Turnamen ini,” ujar Mario.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait